TERNYATA Token Listrik Ada Masa Kedaluwarsa, Ini Penjelasan PLN

Pemerintah memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar dengan daya terpasang 2.200 volt ampere (VA) ke bawah untuk 2 bulan

Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
Seorang warga mengisi token listrik di rumahnya berlokasi di Jalan Meteorologi V, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (1/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar dengan daya terpasang 2.200 volt ampere (VA) ke bawah berlangsung sampai 28 Februari 2025.

Di media sosial, banyak masyarakat bertanya mengenai sisa token listrik yang dibeli saat diskon 50 persen pada Januari-Februari 2025.

Pertanyaan seputar sisa token listrik diskon 50 persen ini salah satunya ditujukan di akun resmi Instagram PLN Mobile, @plnmobile.

"Nanti kalau masih ada sisa kWh pada bulan Maret, akan hangus apa tidak min?," tulis salah satu akun di kolom komentar postingan @plnmobile. 

Untuk diketahui, program diskon listrik 50 persen ini akan berlangsung sampai 28 Februari 2025. 

Lalu, apakah sisa token listrik diskon 50 persen akan hangus setelah periode promo berakhir?

Menjawab pertanyaan seputar sisa token listrik yang dibeli saat periode promo, ditegaskan PLN bahwa siswa kWh maupun nomor token yang belum diinputkan ke meteran tidak akan hangus dan bisa digunakan di bulan berikutnya. 

"Hai Kak, admin informasikan apabila masih terdapat sisa kWh maupun ada nomor token yang belum diinputkan maka token tersebut tidak akan hangus ya Kak, jadi dapat digunakan dibulan berikutnya Kakak," tulis akun @plnmobile.

Lebih lanjut, token listrik tidak memiliki masa aktif tetapi akan kadaluarsa apabila tidak digunakan melampaui 50 kali transaksi berikutnya. 

Sebagai contoh, apabila pelanggan hari ini melakukan transaksi pembelian, kemudian nomor token disimpan (belum diinput) sampai dengan pelanggan melakukan transaksi pembelian kembali sebanyak 50 kali transaksi, maka nomor token yang belum diinput/disimpan tersebut akan kedaluwarsa.

"Dan untuk nomor token transaksi pembelian token yang ke-1 dan seterusnya maka saat diinput ke kWh meter akan tertera usang (kadaluarsa) dan tidak dapat diinput ke kWh meter. Mohon untuk selanjutnya tidak menyimpan nomor token dalam kurun waktu yang terlalu lama ya Kak," tulis PLN. 

Dengan adanya diskon token listrik 50 persen, pelanggan prabayar bisa membeli token listrik dengan nominal setengah dari biasanya untuk mendapatkan daya listrik (kWh) yang sama, atau membeli token listrik nominal biasa untuk mendapatkan jumlah kWh dua kali lipat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengimbau agar masyarakat tidak perlu terburu-buru membeli token listrik karena tarif diskon masih akan berlaku sepanjang bulan.

Diskon listrik 50 persen, ujar Darmawan, bisa dinikmati secara otomatis bagi pelanggan yang masuk dalam kriteria, tanpa mekanisme berbelit.

"Kami menginformasikan bahwa paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50 listrik bagi pelanggan PLN daya 2.200 VA ke bawah sudah bisa dinikmati mulai 1 Januari 2025," kata Darmawan, Senin (6/1/2025). 

"Kami juga memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit,” ujarnya. 

Baca juga: PENJELASAN Dirut PLN soal Token Listrik Diskon 50 Persen Selama Januari dan Februari 2025

Cara Beli Token Listrik di PLN Mobile

Akses aplikasi PLN Mobile di HP dengan akun yang sudah terdaftar.

Jika belum memiliki PLN Mobile, Anda wajib men-download lalu meng-instal aplikasi tersebut di HP.

Pilih menu "Kelistrikan"

Masukkan nomor ID Pelanggan atau 11-12 digit nomor yang biasa tercantum di perangkat meteran listrik

Klik fitur "Token dan Pembayaran" 

Pilih "Beli Token", lalu pilih nominal dan klik "Lanjutkan Pembayaran"

Pilih metode pembayaran, klik "Bayar" dan selesaikan proses pembayaran tersebut

Darmawan juga menjelaskan, pelanggan tidak perlu melakukan prosedur tambahan untuk mendapatkan diskon tarif listrik 50 persen ini.

"Jika sebelumnya pembelian pulsa Rp 100.000 menghasilkan kWh tertentu, maka hanya perlu Rp 50.000 untuk jumlah kWh yang sama," tambahnya.

Meski demikian, PLN tetap membatasi pembelian token listrik berdasarkan kWh sesuai dengan daya terpasang. 

Berikut rincian batas maksimal dalam pembelian token listrik PLN selama masa pemberian diskon tarif listrik 50 persen.

1. Daya 450 VA 

Maksimal Pembelian: 324 kWh 
Harga per kWh: Rp 415 
Total Maksimal Pembelian: Rp 134.460 
Diskon Maksimal: Rp 67.230 

2. Daya 900 VA 

Maksimal Pembelian: 648 kWh 
Harga per kWh: Rp 1.352 
Total Maksimal Pembelian: Rp 876.096 
Diskon Maksimal: Rp 438.048 

3. Daya 1.300 VA 

Maksimal Pembelian: 936 kWh 
Harga per kWh: Rp 1.444,70 
Total Maksimal Pembelian: Rp 1,35 juta 
Diskon Maksimal: Rp 676.119 

4. Daya 2.200 VA 

Maksimal Pembelian: 1.584 kWh 
Harga per kWh: Rp 1.444,70 
Total Maksimal Pembelian: Rp 2,28 juta 
Diskon Maksimal: Rp 1,14 juta 

(*/tribunmedan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved