TRIBUN WIKI

Profil AKBP Rossa Purbo Bekti yang Bikin Megawati Mencak-mencak Kasus Hasto Kristiyanto

AKBP Rossa Purbo Bekti merupakan perwira menengah di Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas sebagai penyidik KPK.

Editor: Array A Argus
Tribunnews
Penyidik menunjukkan sejumlah barang bukti disela jumpa pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Rabu (29/6/2016). Dalam OTT tersebut KPK mengamankan uang sebesar 40 ribu Dolar Singapura beserta bukti transfer antar bank senilai Rp 500 juta dan menetapkan Lima orang tersangka salah satunya anggota DPR RI Fraksi Demokrat Komisi III I Putu Sudiartana. Suap tersebut diduga untuk mengamankan proyek rencana pembangunan di 12 ruas jalan di Sumatera Barat senilai Rp 300 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Profil AKBP Rossa Purbo Bekti bikin Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencak-mencak.

Megawati kesal dan meradang, lantaran dirinya merasa PDI Perjuangan terus 'diganggu' oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apalagi, saat ini Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sudah dijadikan tersangka oleh KPK, menyangkut kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW), Harun Masiku.

Megawati meradang, karena merasa PDI Perjuangan terus menjadi sasaran KPK.

Baca juga: Profil Bambang Hero Saharjo, Guru Besar IPB yang Dipolisikan Usai Hitung Kerugian Kasus Harvey Moeis

Padahal, kata Megawati, masih banyak kasus lain yang bisa ditangani KPK.

"Sampai saya waktu itu kan ngomong, lah Kapolri ini piye toh (gimana sih)? Siapa Rossa itu, huh? Sini datang ke saya dah, jangan pengecut."

"Saya enggak tahan juga loh akhirnya. Masa sih yang lain enggak dibegitukan, hanya kita aja yang digebak-gebuk, digebak-gebuk, dengan cara sepertinya ini adalah sebuah yang sah. Mana sahnya?" kata Megawati, Jumat, dikutip dari siaran kanal YouTube PDIP.

Ia mengatakan, jika orang tidak salah, kenapa mesti dicari-cari kesalahannya.

Baca juga: Profil Jayus Hariono, Pemain Arema FC yang Dirumorkan Bakal Segera Hengkang

"Orang kalau enggak salah mbok yo jangan jadi pura-purakan salah, hah. Ini kayak Pak Hasto ini, aku tuh sampai mikir. Lah ngopo toh koyok (kenapa sih seperti) orang tersangka aja enggak banyak loh, digoleki (dicari) dia aja," tuturnya.

Karena nama AKBP Rossa Purbo Bekti disinggung oleh Megawati Soekarnoputri, warganet pun penasaran dengan profil perwira menengah Polri tersebut.

Profil AKBP Rossa Purbo Bekti 

AKBP Rossa Purbo Bekti merupakan seorang perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Ia ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Korupsi Ahli Madya KPK.

Rossa tergabung dalam unit kerja Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi di KPK.

Ia sudah bertugas di KPK sejak 2016.

Baca juga: Profil AKBP Faisal Andri Pratomo, Kapolres Dairi yang Baru

Dikutip dari Tribunnews.com, saat pertama kali bergabung KPK, Rossa masih berpangkat Komisaris Polisi atau Kompol.

Nama AKBP Rossa Purbo Bekti sendiri pernah menjadi sorotan soal pemeriksaan terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait Harun Masiku.

Kala itu, ia disebut-sebut adalah sosok yang menyita handphone milik Hasto karena ada kaitan dengan Harun Masiku.

Atas hal itu, Rossa dilaporkan oleh anak buah Hasto ke Dewas KPK dan juga ke Bareskrim Polri hingga Komnas HAM.

AKBP Rossa Purbo Bekti adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006.

Di Akpol, ia satu angkatan dengan eks Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Malvino Edward Yusticia Sitohang.

Baca juga: Profil Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta Terpilih yang Merupakan Seorang Dokter

Karier AKBP Rossa Purbo Bekti sudah malang melintang di Polri.

Selain itu, ia juga kenyang pengalaman dalam bertugas di KPK.

Sudah hampir 10 tahun polisi dengan pangkat melati 2 di pundaknya itu mengabdi di KPK.

Sejumlah kasus korupsi kelas kakap pun pernah ia tangani.

Ia diketahui pernah turut aktif mengusut kasus e-KTP yang menjerat berbagai penjabat negara.

Rossa juga pernah tergabung dalam tim yang melakukan OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Baca juga: Profil Hasan Aminuddin, Eks Bupati Probolinggo yang Korupsi Bareng Istrinya

Ia juga disebut pernah bertugas sebagai kepala satgas KPK terkait dengan kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo.

Selain itu, AKBP Rossa juga pernah turut mencari keberadaan Harun Masiku di PTIK pada 8 Januari 2020.

Keterlibatan Rossa dalam kasus Harun Masiku pun sempat menimbulkan polemik musabab ia pernah ingin dikembalikan ke Polri oleh Firli Bahuri yang menjabat Ketua KPK saat itu.

Namun akhirnya, AKBP Rossa berhasil kembali berdinas di KPK.

Bukan kali pertama ditantang Megawati

AKBP Rossa Purbo Bekti sudah pernah ditantang Megawati untuk menghadap pada 5 Juli 2024.

Pernyataan itu dilontarkan Megawati dalam acara pengucapan sumpah janji jabatan pengurus DPP PDIP di Jakarta.

"Saya berani kalau umpamanya suruh datang Rossa, ngadepin aku," kata Megawati, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Profil Antonius Kosasih yang Bikin Negara Tekor Rp 200 Miliar, Harta Kekayaannya Rp 47 Miliar

Megawati berujar KPK adalah lembaga yang dibentuk saat masa pemerintah dirinya sebagai Presiden kelima RI.

Sementara, Rossa yang berpangkat AKBP dianggap setara dengan letnan kolonel atau letkol.

"Gile, orang KPK yang bikin itu saya. Gile deh. Panggil dia aja, pangkatnya apa? Apa ini baru Letkol saja, belum Jenderal," kata dia.

"Saya panglima tertinggi (sebagai presiden saat itu), yang misahin polisi (dari ABRI) itu saya. Keren lho, saya ini," imbuh Megawati.

Megawati kala itu menyinggung soal Hasto Kristiyanto sudah dua kali diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

Baca juga: Profil Maria Lestari, Eks Admin Pajak Politisi PDIP yang Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku 

Penyidik KPK saat itu juga menyita ponsel serta buku catatan Hasto yang diklaim terdapat informasi internal partai di dalamnya.

"Saya bilang sama si Hasto, 'Lo berani dateng enggak, To? Masak kalah sama aku. Aku aja dateng sampai 3 kali, lho, To', ku bilang. Yo dateng lo, ini, Bu. Terus siapa sih yang manggil kamu? Tanyain namanya, gitu kan. Namanya Rossa. Tulis tuh, kamu (wartawan). Ibu bilang yang manggil Pak Hasto namanya Rossa," kata Megawati.

Sepekan setelah itu atau pada Kamis, 11 Juli 2024, staf Hasto Kristiyanto bernama Kusnadi mendatangi Propam Mabes Polri untuk melaporkan AKBP Rossa Purbo Bekti.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved