Berita Viral
PROFIL Brigjen Purn Hendrawan Ostevan Tewas Mengambang di Laut Marunda, Eks BIN dan Lulusan Akmil
Berikut ini profil Brigadir Jenderal TNI (Purn) Hendrawan Ostevan yang mayatnya ditemukan mengambang di laut Marunda
TRIBUN-MEDAN.com - Berikut ini profil Brigadir Jenderal TNI (Purn) Hendrawan Ostevan yang mayatnya ditemukan mengambang di laut Marunda, Cilicing, Jakarta Utara, Jumat (10/1/2025) kemarin.
Polda Metro Jaya memastikan bahwa mayat yang mengambang merupakan jasad dari purnawirawan TNI.
Identitas Hendrawan juga terdapat di tubuh korban.
Dari kartu identitas terungkap, dia adalah Brigjen (purn) Hendrawan Ostevan yang lahir pada 24 Oktober 1949.
Selain sebagai prajurit, Brigjen (purn) Hendrawan Ostevan ternyata pernah bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN).
Ini terlihat dari kartu anggota BIN yang juga ditemukan di tubuh korban.
Dari kartu anggota tertanggal 20 Februari 2015 itu terungkap alumnus Akmil tahun 1972 ini menjabat sebagai tim ahli deputi.
Saat ditemukan mengambang, pria berusia 75 tahun itu masih memakai kaos belang-belang, celana jeans berwarna hitam dan ikat pinggang hitam.
Penemuan jenazah ini dibenarkan oleh salah seorang warga bernama Jumeri, yang pada saat kejadian sedang beraktivitas di sekitar Dermaga KCN Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Jumeri melihat jenazah pria tersebut diangkut oleh petugas ke atas dermaga.
"Kita lihat jenazahnya diangkut di sini, itu jenazahnya laki-laki," kata Jumeri di lokasi, Senin (13/1/2025).
Jumeri mengaku tak tahu pasti bagaimana korban bisa tenggelam di laut Marunda.
Yang jelas, pada saat evakuasi jenazah, ia melihat bahwa korban berjenis kelamin laki-laki dan sempat terdengar bahwa ada mobil juga yang ikut tercebur di lautan itu.
"Kita nggak tahu bisa kecebur gimana, tahu-tahu di sini ada (petugas) yang ngambil jenazah. Ada polisi juga. Kalau masalah nyemplungnya di mana kita nggak tahu," ucap Jumeri.
"Iya katanya ada mobilnya yang kecebur juga katanya," sambung dia.
Informasi yang dikutip dari Tribun Jakarta, mayat pensiunan TNI itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan.
Setelah itu, nelayan tersebut segera melaporkan temuan mayat itu ke petugas kepolisian yang bertugas di sekitar perairan Marunda.
Setelah menerima laporan itu, petugas kepolisian pun segera melakukan evakuasi.
Penemuan mayat itu sebelumnya telah dibenarkan oleh Kapolsek Cilincing, Kompol Fernando Saharta Saragi.
Kini, kasus penemuan mayat itu ditangani langsung oleh Ditpolairud Polda Metro Jaya.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan lebih lanjut soal kasus ini.
"Benar (ada temuan mayat). Untuk yang menangani dari Subdit Gakkum Polair Polda Metro Jaya," ucap Fernando saat dihubungi Selasa (14/1/2025).
Sementara itu, berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di dermaga KCN Marunda pada Senin (13/1/2025) petang, pihak kepolisian dari Ditpolairud Polda Metro Jaya dan beberapa satuan lainnya terpantau melakukan upaya pencarian barang bukti di lokasi.
Menggunakan kapal operasional Polair, petugas melakukan penyisiran di sekitar lautan Marunda, untuk mencari barang bukti diduga mobil yang tenggelam di lokasi.
Hingga pukul 18.30 WIB, petugas menghentikan pencarian barang bukti tersebut dan akan melanjutkannya esok hari, Selasa (24/1/2025).
Adapun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab tewasnya pria itu. Begitupun belum ada pihak kepolisian yang memberikan keterangan terkait penemuan jenazah ini.
Berdasarkan informasi yang diterima TribunJakarta.com, jenazah korban sudah dibawa ke RSPAD Gatot Subroto setelah dievakuasi.
Terbaru, jenazah Brigjen (purn) HO sudah dimakamkan di Bogor, Jawa Barat.
Polisi Koordinasi dengan TNI
Sebuah kartu tanda anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditemukan pada jasad pensiunan TNI Brigjen (Purn) Hendrawan Ostevan di perairan Marunda, Jakarta Utara.
Polisi berkoordinasi dengan pihak BIN dan TNI terkait temuan tersebut.
"Benar, ditemukan kartu anggota BIN dan kartu TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Selasa (14/1/2025).
Ade Ary belum bisa memastikan soal keanggotaan Hendrawan Ostevan. Ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan TNI dan BIN.
"Kami akan berkoordinasi dengan TNI dan BIN," imbuhnya.
(*/tribun-medan.com)
Hendrawan Ostevan
Brigadir Jenderal TNI (Purn) Hendrawan Ostevan
Badan Intelijen Negara (BIN)
Tribun-medan.com
| KRONOLOGI Pasutri ASN Terlibat Penipuan Umrah, Yeni dan Jajat Kabur Usai Gagal Berangkatkan Jamaah |
|
|---|
| Dianggap Janggal, Dendam Pribadi Jadi Motif 4 Prajurit BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus |
|
|---|
| Apa Itu SnapBoost, Aplikasi yang Viral Disebut Investasi Bodong? |
|
|---|
| SOSOK Supriadi, Napi Korupsi Rp233 Miliar yang Keciduk Ngopi di Luar Penjara, Lahir di Siantar |
|
|---|
| PILU Siswa SD Babak Belur Dihajar 6 Teman Sekelas Gegara Tolak Ajakan Main dan Batalkan Puasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kronologi-Brigjen-TNI-Purn-Hendrawan-Ostevan-ditemukan-tewas.jpg)