Berita Viral

MENTERI Satryo Ngacir Kalang Kabut Didemo Pegawai, Didesak Mundur, Diduga Suka Semena-Mena

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro ngacir kalang kabut ketika didemo pegawainya. 

Tayang:
HO
MENTERI Satryo Ngacir Kalang Kabut Didemo Pegawai, Didesak Mundur, Diduga Sering Ngamuk dan Kasar 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro ngacir kalang kabut ketika didemo pegawainya. 

Dia memilih untuk pergi meninggalkan kantor ketimbang bertemu dengan pegawainya yang sedang demo. 

Mereka menuntut keadilan sekaligus bentuk solidaritas terhadap sejumlah pegawai yang diduga diperlakukan semena-mena oleh Satryo.

Dari video yang didapat dari salah satu pegawai Kemendiktisaintek, nampak memperlihatkan mobil sedan warna hitam bernomor polisi RI 25 yang ditumpangi Satryo, tengah berjalan ke arah keluar Kemendiktisaintek.

Nampak, sejumlah pegawai yang tengah berunjuk rasa menghampiri mobil yang ditumpangi Satryo.

Mereka menunjukan spanduk bertuliskan 

"Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" demikian pesan dalam spanduk tersebut.

Selain itu, mereka juga bersorak ke arah mobil Satryo. "Turun, turun, turun, turun," seru para pegawai ke arah mobil Satryo. Lantas, mobil Satryo tetap melaju ke arah pintu keluar gedung. 

Ketua Paguyuban Pegawai Kemendiktisaintek Suwitno menjelaskan, unjuk rasa damai ini ditujukan agar Presiden Prabowo Subianto itu mempertimbangkan lagi Satryo sebagai menteri.

"Untuk tuntutan sebenarnya kami lebih kepada menyampaikan saja ya terutama adalah kepada pejabat atau kepada Bapak Presiden ya yang sebenarnya mengangkat dan menunjuk beliau sebagai Menteri begitu," terang Suwitno.

"Nah, kalau sudah seperti ini apakah mau dilanjutkan atau tidak ya seorang pejabat itu yang harusnya memang menjadi contoh apalagi di pendidikan tinggi begitu," tandasnya.

Isi Rekaman Diduga Menteri Satryo Berkata Kasar ke Pegawai

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro jadi sorotan.

Sang mentri dianggap arogan terhadap bawahannya.

Berawal dari viral rekaman suara diduga Menteri Dikti Satryo Soemantri.

Dalam rekaman suara yang beredar pria yang diduga Satryo marah hingga terdengar benturan benda keras.

Sosok Satryo Soemantri Brodjonegoro Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menjadi perbincangan publik, setelah para pegawai menggelar aksi demo, di depan kantor Kemendiktisaintek, Jakarta pada Senin (20/1/2025).

Aksi demo pegawai Kemendiktisaintek itu berisi protes terhadap sikap dan perilaku Menteri Satryo Soemantri kepada pegawai.

PENYEBAB Menteri Satryo dan Istrinya Didemo Anak Buahnya, Disebut Suka Nampar dan Main Pecat
PENYEBAB Menteri Satryo dan Istrinya Didemo Anak Buahnya, Disebut Suka Nampar dan Main Pecat (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Seiring aksi demo tersebut, muncul rekaman suara diduga Menteri Satryo Soemantri beredar di media sosial X sejak Senin siang.

Sejumlah akun X menduga, Menteri Satryo Soemantri melakukan aksi tercela pada seorang staf, karena terdengar suara benturan benda keras di dalam rekaman.

Rekaman suara diduga Menteri Dikti Satryo tersebut diunggah oleh akun @cjournalist_ID.

Dalam rekaman berdurasi 42 detik, berisi percakapan dua orang diduga Menteri Satryo Soemantri dan seorang staf.

Terdengar percakapan keduanya tentang masalah matinya air di suatu rumah, diduga rumah dinas Menteri Satryo Soemantri.

Namun, ada beberapa bagian percakapan yang tidak jelas pengucapannya.

Bagaimana isi rekaman diduga Menteri Diktri Satro Soemantri dan stafnya tersebut?

Berikut isi rekaman suara di tengah kasus demo Menteri Satryo:

X: Demi Allah, Pak, mohon maaf saya, Pak.

Y: ...(tidak jelas)...

X: Iya mohon maaf sekali lagi, Pak.

(Suara benturan dan benda jatuh)

Y: ...(tidak jelas).. Sengaja? Membuat rumah ini ga ada air?
Tadi air hidup, kok tiba-tiba mati?
Ulah si Ricky, kamu diam aja!
Nggak tanggung jawab sama sekali

X: ...(tidak terdengar jelas)...

Y: Sengaja kan kamu, sengaja dong!

Pengakuan Menteri Satryo Soal Dituduh Tampar Pegawai

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro membantah telah menampar pegawainya atau bersikap kasar selama menjabat. 

Menteri Satryo akhirnya buka suara setelah aksi demo yang dilakukan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro pada Senin (20/1/2025) pagi. 

Kata Satryo, demo itu ditenggarai masalah mutasi. Ia menyebut ada pihak-pihak yang tak terima dimutasi menggagas aksi demo. 

Satryo mengungkap, mutasi ini dilakukannya karena ingin membenahi Kemendiktisaintek.

"Kita ingin membenahi. Pak Presiden mengatakan harus hemat dengan anggaran pemerintah."

"Ada mutasi cukup besar dan karena memang ada pihak-pihak yang tidak berkenan dimutasi," kata Satryo dilansir Kompas.com, Senin (20/1/2025).

Lebih lanjut Satryo juga membantah adanya tuduhan bahwa dirinya menampar pegawainya.

Menurut Satryo aksi penamparan pada pegawai Kemendiktisaintek ini tak ada sama sekali.

"Penamparan? Tidak ada sama sekali," tegas Satryo.

Demo ratusan ASN Kemendiktisaintek itu buntut pemecatan pegawai bernama Neni Herlina yang diduga dilakukan secara mendadak.

Dasco mengatakan, DPR berkomitmen melalui komisi teknis terkait akan melakukan pemantauan dan evaluasi dari kinerja Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro

"Tentunya nanti kita akan minta komisi teknis yang terkait dengan kementerian juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi-evaluasi jika dianggap perlu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dasco juga mengatakan, DPR akan menelusuri polemik yang ada di Kemendiktisaintek.

"Kita akan pelajari kita akan kaji," ujar Ketua Harian Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar aksi protes dugaan pemecatan pegawai tak sesuai prosedur oleh Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Neni Herlina, pegawai Kemendiktisaintek yang dipecat oleh Satryo menceritakan jika pemecatannya itu dilakukan secara tidak etis.

Pemecatan tersebut, kata Neni, diduga akibat persoalan pergantian meja kerja di ruangan Satryo.

"Saya sih sepertinya sudah ditandain, ketika pertama kali masalah meja itu. Meja itu ada di ruang beliau, sebenarnya minta ganti saja. Sejak itu, saya dipanggil. Dibilang, kamu sekali lagi melakukan kesalahan, saya pecat kamu," ungkap Neni di sela-sela demonstrasi di kantor Kemendiktisaintek, Senin (20/1/2025).

Dirinya mengungkapkan permintaan pergantian meja itu datang dari istri Satryo.

Permintaan itu, kata Neni, disampaikan saat Satryo resmi dilantik sebagai Mendiktisaintek.

"Waktu itu permintaan mengganti meja itu dari istrinya sih. Karena waktu itu ke kantor, habis pelantikan beres-beres," tutur Neni.

Neni mengaku dimarahi oleh Satryo perihal penggantian meja tersebut.

Bahkan, Neni mengungkapkan Satryo memintanya pindah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Ya saya disuruh ke Dikdasmen pokoknya, keluar ke Dikdasmen. Bawa barang-barang kamu," ungkap Neni.

Pemecatan itu, kata Neni, bahkan diungkapkan oleh Satryo di depan para staf Kemendiktisaintek dan magang.

"Cuma maksudnya sudah keterlaluan saja di depan anak magang, di depan staf-staf saya," ucapnya.

Dirinya berharap aksi dari Paguyuban Pegawai Dikti hari ini dapat mencegah kasus serupa yang terjadi kembali ke pegawai lain.

"Saya tidak ingin kejadian ini berulang terjadi. Jadi teman-teman saya itu bekerja dalam mencekam ketakutan. Jadi tidak ingin ada Neni-neni yang lain, yang semena-mena disuruh  pergi begitu saja," pungkasnya.

(*/tribun-Medan.com)

 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved