Medan Terkini
DPRD Medan Minta Pemko Pastikan Ketersediaan Elpiji 3kg dan Bapok Aman jelang Ramadan
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Doli Indra Rangkuti, meminta Pemko Medan memastikan ketersediaan elpiji 3 kg dan bahan pokok.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Doli Indra Rangkuti, meminta Pemko Medan memastikan ketersediaan elpiji 3 kg dan bahan pokok aman menjelang bulan suci Ramadan.
Doli menyebut, jika ketersediaan elpiji 3kg dan bahan pokok aman, akan membuat kondisi ekonomi masyarakat Medan stabil.
Selain itu, jika stok elpiji 3kg dan bahan pokok aman, kecil kemungkinan harga bahan pokok mendadak naik signifikan.
“Kita tidak ingin ada kelangkaan elpiji 3 kg. Kita semua ingin perputaran ekonomi di Kota Medan meningkat saat Bulan Suci Ramadhan,"jelasnya, Selasa (11/2/2025).
Dikatakannya, Pemko Medan harus bisa mengantisipasi jika ada kelangkaan serta kelonjakan harga elpiji dan bahan pokok.
"Makanya Pemko Medan harus bisa mengantisipasi terjadinya lonjakan kenaikan harga bahan pokok, terutama terkait stok,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perindustrian dan Perdagangan (KadiskopUMKMperindag) Kota Medan Benny Iskandar Nasution memastikan stok Elpiji 3 Kg di Kota Medan mencukupi dan tidak langka menjelang bulan Ramadhan.
Benny menegaskan tidak ada kelangkaan Elpiji 3 kg di Kota Medan. Begitupun untuk harga sejauh ini masih stabil.
“Tidak ada langka, kemarin karena sempat kisruh pelarangan penjualan di pengecer, jadi masyarakat harus membeli langsung ke pangkalan resmi. Sementara gas yang sempat ada di tangan pengecer tertahan. Sebenarnya itu yang terjadi,”ucapnya, Selasa (11/2/2025).
Dijelaskan Benny, berdasarkan pemantauan pihaknya di lapangan, harga elpiji 3kg pun masih sama dengan yang ada seperti beberapa waktu lalu, berkisar di harga Rp18-20 ribu.
“Harga terus kita pantau agar tidak ada yang menjual terlalu tinggi. Ini kita intensifkan juga menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ucapnya.
Dengan adanya keputusan Pemerintah Pusat kemarin, Benny menyebut, pihaknya sudah mencabut imbauan kepada pangkalan resmi untuk tidak menjual kepada pengecer.
“Kemarin kan sudah kita sampaikan kepada pangkalan resmi agar jangan lagi memberikan kepada pengecer, sekarang sudah boleh. Pastinya kita ikut dengan aturan Pemerintah Pusat,” katanya.
Terkait bahan pokok, Benny mengaku bahwa pihaknya akan menggelar Pasar Murah di 151 kelurahan di Kota Medan satu minggu sebelum Bulan Suci Ramadhan.
“Sepertinya setelah pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang baru nanti Pasar Murah kita gelar, di atas tanggal 20 Februari 2025 pastinya. Selanjutnya kita juga akan menggelar Pasar Murah kembali pada satu minggu sebelum Lebaran Idul Fitri,” jelasnya.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Niat Beli Motor, Kawanan Begal di Medan Deli Nekat Bacok Ibu dan Anak, Dapat Bagian Rp 600 Per Orang |
|
|---|
| Aksi Sepasang Muda Mudi Isap Pod Getar Viral, Kasat Narkoba Polrestabes Medan: Masih Kita Selidiki |
|
|---|
| Penadah Emas yang Dicuri dari Rumah Hakim PN Medan Dihukum 7 Bulan Penjara |
|
|---|
| Komplotan Begal Sadis di Medan Deli Terungkap, Motor Korban Laku Rp3,2 Juta di Marketplace |
|
|---|
| Tampang 3 Pria yang Begal Ibu dan Putrinya di Kota Medan, Timoria boru Sitorus Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-pengecer-Elpiji-3-kg-di-Jalan-Bahagia-by-Pass-Medan-Senin-322025.jpg)