Sumut Terkini
Diguyur Hujan Deras Seharian, Jalur Alternatif Berastagi-Dairi Tertimbun Longsor
Akibat derasnya guyuran hujan, membuat tebing yang berada di kawasan Kecamatan Barusjahe, mengalami longsor pada malam tadi.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Sebagian besar wilayah Kabupaten Karo dari diguyur hujan deras mulai Sabtu (15/2/2025) petang hingga Minggu (16/2/2025) dini hari.
Akibat derasnya guyuran hujan, membuat tebing yang berada di kawasan Kecamatan Barusjahe, mengalami longsor pada malam tadi.
Bahkan, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian akibat hujan deras malam tadi longsor terjadi di dua titik.
Dimana, titik pertama berada di Jalan Tigapanah-Tongkoh Berastagi, tepatnya di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe dan di jalan raya antara Kecamatan Barusjahe dan Kecamatan Tigapanah.
Akibat longsor tersebut, material berupa tanah dan beberapa batang kayu dan bambu menutup badan jalan.
Sehingga menghambat arus lalu lintas di jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Merek, Tigapanah dan Berastagi.
Diketahui, jalur ini merupakan alternatif bagi pengendara dari Kota Medan yang akan menuju ke Kabupaten Dairi, Kabupaten Simalungun, dan beberapa daerah lainnya tanpa melintasi Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe.
Berdasarkan keterangan Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya longsor di titik tersebut sekira pukul 22.00 WIB malam tadi.
Dirinya menjelaskan, setelah mendapatkan informasi ini, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan upaya evakuasi.
"Setelah mendapatkan informasi ini, kita langsung mengerahkan personel ke titik yang longsor. Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan Polsek Barusjahe, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk menangani dampak longsor," ujar Eko, Minggu (16/2/2025).
Dijelaskan Eko, pada malam tadi pihaknya telah melakukan beberapa langkah penanganan seperti mengatur lalu lintas di titik yang longsor terutama di titik dari Kecamatan Berastagi menuju ke Kecamatan Tigapanah.
Sedangkan untuk titik dari Kecamatan Tigapanah, pada malam tadi diketahui ada empat titik yang longsor.
"Namun tadi malam tiga titik sudah bisa dievakuasi, sementara satu titik lainnya masih dievakuasi hari ini menggunakan alat berat dari Dinas PUTR," katanya.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan pembersihan jalur yang tertutup material longsor.
Melihat kondisi cuaca yang masih dapat berubah-ubah dimana hari ini hujan kembali turun pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terlebih saat melintas di jalur rawan longsor.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gerebek Kampung Narkoba di Air Joman, Polres Asahan Ringkus Bandar Sabu Ketengan |
|
|---|
| Polres Padangsidimpuan Ungkap Jual Beli Organ Macan Dahan dan Sisik Trenggiling, 2 Orang Ditangkap |
|
|---|
| Ditemukan Warga saat Nyangkul Tanah, Bom Sisa Perang di Langkat Dimusnahkan Jibom Brimob Polda Sumut |
|
|---|
| Bus Anak Sekolah Minggu Indrapura Masuk Jurang di Toba, Berikut Identitas Korban Luka-luka |
|
|---|
| Terekam CCTV, Maling Gasak Ponsel di Warung Kopi, Pura-pura Hendak Memesan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TERTIMBUN-LONGSOR-Personel-Polres.jpg)