Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bomber Timnas Ini Ungkap Kendala Bermain di Liga Australia, Rafael Struick Diragukan Lawan Australia

Rafael Struick diprediksi akan ikut diboyong pelatih Patrick Kluivert menghadapi Australia di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
DOK PSSI
PEMAIN TIMNAS: Penyerang timnas Indonesia, Rafael Struick diturunkan saat laga Indonesia melawan Palestina di FIFA Matchday, Rabu (14/6/2023). Indonesia akan hadapi Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 20 Meret 2025. 

TRIBUN-MEDAN.com - Rafael Struick  masih diragukan akan ikut diboyong pelatih Patrick Kluivert menghadapi Australia di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Penyebabnya, Rafael Struick minim bermain di klubnya Brisbane Roar di Liga Australia.

Indonesia akan dijamu Australia pada 20 Maret 2025 nanti.

Di pertemuan pertama di Gelora Bung Karno 10 November 2024, Skuad Garuda berhasil menahan Australia 0-0.

Jelang ada cerita dari laga bomber Timnas Indonesia, Rafael Struick.

Baca juga: Skuad Jose Mourinho Mengejutkan Takluk Skor 1-3 atas FC Ranger,Fenerbahce Sulit Lolos Perempat Final

Dia mengungkapkan kendala yang ia alami selama membela Brisbane Roar di Liga Australia.

Rafael Struick bergabung dengan Brisbane Roar dari ADO Den Haag secara gratis pada September tahun lalu.

Ia meninggalkan ADO Den Haag setelah hanya tampil dalam 11 pertandingan bersama klub Liga Belanda itu.

Minimnya menit bermain di Belanda membuat pemain berusia 21 tahun itu memutuskan hijrah ke Australia. 

Harapannya, pemilik 22 caps bersama Timnas Indonesia bisa mendapat lebih banyak menit bermain.

"Ketika saya datang ke sini, rencananya pertama-tama adalah untuk bermain lebih banyak," kata Rafael.

"Kemudian terus mengembangkan diri saya, saya ingin bermain lebih banyak game di sini, tentu saja," tambahnya.

Namun, kenyataan yang terjadi justru tidak sesuai dengan harapan pemain kelahiran Leidschendam itu.

Sejak bergabung, Rafael baru mencatatkan sembilan penampilan dari 21 pertandingan di Liga Australia.

Selain itu, Rafael lebih banyak tampil sebagai pemain pengganti dibandingkan menjadi starter.

Alhasil, ia baru mencatatkan waktu bermain selama 236 menit dalam sembilan pertandingan tersebut.

Rafael sejatinya sempat tampil memukau pada laga keduanya dengan mencetak satu gol melawan Sydney FC.

Sayangnya, performanya cenderung menurun setelah itu dan hanya menjadi starter dalam dua laga.

Ia bahkan tidak bermain dalam enam laga terakhir, termasuk terdepak dari skuad pada dua laga terakhir.

Situasi ini membuat posisi Rafael di skuad Timnas Indonesia semakin terancam.

Terlebih pelatih Patrick Kluivert mengaku tidak akan memanggil pemain yang tidak bermain di klub.

 

Baca juga: Skuad Jose Mourinho Mengejutkan Takluk Skor 1-3 atas FC Ranger,Fenerbahce Sulit Lolos Perempat Final

Baca juga: BOCORAN Pemain Timnas Indonesia vs Australia, Ole Romeny, Dean James dan Pelupessy Diprediksi Main

Selain itu, kehadiran pemain baru seperti Ole Romeny membuat Rafael harus bekerja lebih keras.

Lantas, apa yang membuat pemain berpostur 185 cm itu kesulitan mendapat tempat di Brisbane Roar?

Terkait hal ini, Rafael blak-blakan menyebut cuaca di Australia menjadi salah satu kendala bagi dirinya.

Ia mengaku sering berlatih di bawah cuaca panas selama bermain di Negeri Kanguru.

Di samping itu, kompetisi Liga Australia juga menuntut para pemain memiliki kondisi fisik yang bagus.

"Cuaca, pertama-tama, hari ini 37 derajat celcius. Jadi kami berlatih lebih awal dan kami selesai lebih awal."

"Bagi saya itu bagus untuk jujur, saya terutama memikirkan lebih banyak fisik daripada di Liga Belanda."

"Mungkin sedikit kurang teknis, tapi masih level yang bagus," kata Rafael, dikutip SuperBall.id dari kanal YouTube Omroep West.

Meski kesulitan mendapat menit bermain, Rafael mengaku belum berpikir untuk pindah ke klub lain.

Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain di Eropa di masa mendatang.

"Belum benar-benar memikirkannya," kata Rafael.

"Saya hanya fokus di sini dan sekarang saya terbuka untuk kembali ke Eropa, tentu saja."

"Tetapi saya juga terbuka untuk tinggal di sini, jadi kita lihat saja nanti," tambahnya.

Baca juga: Hasil Liga Champions, Real Madrid Menang 2-1 atas Atletico, Modal Penting ke Perempat Final

 (*/tribunmedan.com)

Baca juga: Skuad Jose Mourinho Mengejutkan Takluk Skor 1-3 atas FC Ranger,Fenerbahce Sulit Lolos Perempat Final

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: SuperBall.id
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved