Ramadan 2025
Menu Ramadan di Masjid Aceh Sepakat Medan, Kuah Beulangong dan Bubur Kanji yang Selalu Dinantikan
Masjid Aceh Sepakat Medan kembali menyuguhkan menu berbuka puasa khas Aceh selama bulan Ramadan 1446 H.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Masjid Aceh Sepakat Medan kembali menyuguhkan menu berbuka puasa khas Aceh selama bulan Ramadan 1446 H.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, dua hidangan istimewa yang selalu dinantikan adalah Kuah Beulangong dan Bubur Kanji. Menu ini telah disiapkan sejak hari ketiga Ramadan dan akan terus tersedia hingga akhir bulan suci.
Antusiasme masyarakat terhadap menu berbuka puasa di Masjid Aceh Sepakat sangat tinggi. Tidak hanya warga Medan, banyak juga pengunjung yang datang dari daerah sekitar seperti Tanjung Morawa dan Tanjung Pura.
"Hari pertama saja sudah hampir 700 orang yang datang. Jumlahnya terus bertambah di hari-hari berikutnya, terutama pada Sabtu dan Minggu yang bisa mencapai seribuan orang," ujar Lukman Sulaiman selaku Penanggungjawab Konsumsi Berbuka Puasa di Masjid Aceh Sepakat kepada Tribun Medan, Jumat (7/3/2025).
Kuah Beulangong dan Bubur Kanji bukan sekadar hidangan berbuka, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan budaya Aceh di Masjid Aceh Sepakat.
Setiap harinya, pengurus masjid menyiapkan 600 hingga 1.000 porsi untuk kedua menu tersebut. Bubur Kanji dimasak sebanyak 32 kilogram per hari, dengan tambahan porsi pada hari Sabtu dan Minggu. Sementara itu, Kuah Beulangong diolah menggunakan 60 kilogram daging setiap harinya.
"Menu ini adalah warisan budaya Aceh yang kami pertahankan. Selain untuk berbuka puasa, ini juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan kuliner Aceh kepada masyarakat," jelasnya.
Proses pembuatan kedua menu ini dilakukan dengan telaten dan penuh keikhlasan oleh para relawan. Bubur Kanji, yang terbuat dari beras ketan, disajikan hangat dengan kuah santan gurih.
Sementara Kuah Beulangong, hidangan berkuah kaya rempah dengan potongan daging, memberikan cita rasa yang menggugah selera dan menghangatkan tubuh.
Masjid Aceh Sepakat juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam menyediakan menu berbuka puasa. "Kami menerima sedekah dalam bentuk apa pun, bahkan gula sekalipun. Tidak harus dalam jumlah besar, yang penting niatnya tulus," ungkap Lukman.
Kehadiran menu khas Aceh ini tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan kebersamaan antarumat muslim.
Bagi banyak orang, berbuka puasa di Masjid Aceh Sepakat dengan menikmati Kuah Beulangong dan Bubur Kanji telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan.
Dengan segala keunikan dan kehangatannya, menu Ramadan di Masjid Aceh Sepakat Medan tidak hanya menyajikan hidangan lezat, tetapi juga memperkuat ikatan budaya dan spiritual masyarakat.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Daftar Link Twibbon Idul Fitri 2025 Gratis, Cocok untuk Diunggah di Medsosmu |
![]() |
---|
Menjelang Lebaran 2025, Mall di Medan Alami Peningkatan Pengunjung hingga 25 Persen |
![]() |
---|
Sudah Akhir Ramadan 2025, Inilah Tanda-tanda Puasa Kita Diterima, Termasuk Menjadi Lebih Ikhlas |
![]() |
---|
Bacaan Doa Akhir Ramadan 2025 dan 1 Syawal 1446 H, Semoga Ramadan Tahun Depan Dipertemukan Lagi |
![]() |
---|
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini 29 Maret di Medan dan 10 Daerah Lainnya di Sumatera Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.