Sumut Terkini

8 Bulan Terdampak Banjir, Warga Desa Sei Dua Hulu Ngeluh Gatal-gatal dan Diare

Gino mengaku, selain dirinya, sang istri dan anak-anaknya juga turut mengalami sakit yang sama.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIF
Bidan mengecek kesehatan warga yang berobat ke Pos Kesehatan pengungsian banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Selasa (8/4/2025). Warga berharap bendungan di Ulak Glugur, Teluk Dalam, Asahan segera diperbaiki. 

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Delapan bulan terendam banjir, warga Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan mulai keluhkan beberapa penyakit kulit.

Saat dijumpai tribun-medan.com di pos kesehatan banjir, Gino seorang warga mengaku mengeluhkan gatal-gatal dan diare.

Gino mengaku, selain dirinya, sang istri dan anak-anaknya juga turut mengalami sakit yang sama.

"Biasalah, penyakit kalau banjir ya gatal-gatal, mencret, dan masuk angin," ujar Gino, Selasa (8/4/2025).

Ia mengaku, penyakit kutu air dan kudis menjadi masalah di keluarganya saat ini. Sebab, setiap hari terendam oleh air.

"Kami juga saat ini sulit untuk bekerja, lahan terendam air, pohon yang baru ditanam mati karena busuk kebanyakan air. Kami sekarang bingung," ujarnya.

Ia berharap, pemerintah segera memperbaiki tanggul Ulak Glugur yang jebol tersebut agar air tidak lagi menggenang di desa mereka.

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved