TRIBUN WIKI

Apakah di Indonesia Ada Serigala? Begini Penjelasan BRIN dan Soal Keberadaan Ajag

Indonesia tidak memiliki serigala. Hanya saja, ada satu hewan yang mirip dengan serigala. Namanya adalah Ajag, atau anjing hutan berbulu coklat merah.

Editor: Array A Argus
Wikimedia Commons/David Raju/Creative Commons
SERIGALA LOKAL- Anjing ajag [Cuon alpinus] yang tersebar luas di Asia, terutama wilayah selatan dan timur. Sekilas, penampakannya mirip serigala, sehingga disebut sebagai serigala lokal Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Bangkitnya kembali serigala purba atau Dire wolf berkat uji rekayasa genetika Colossal Biosciences memunculkan pertanyaan seputar keberadaan serigala di Indonesia.

Tak sedikit warganet yang bertanya, apakah di Indonesia ada serigala atau tidak?

Sebab, di beberapa tempat dan negara lain, serigala sangat mudah ditemukan.

Biasanya, mereka hidup bergerombol dan berpindah-pindah tempat.

Dalam satu kelompok, serigala akan dipimpin oleh jantan dewasa.

Baca juga: Dire Wolf atau Serigala Purba, Punah 12.000 Tahun Kini Bangkit Lagi, Simak Fakta Berikut Ini

Serigala
Serigala ()

Mereka akan mengarungi sebuah wilayah, sambil berburu makanan.

Peneliti Mamalia di Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Maharadatunkamsi pernah mengatakan, bahwa serigala dengan nama ilmiah Canis lupus tidak ada di Indonesia.

"Ya betul, serigala (Canis lupus) berdasarkan sebaran alaminya tidak ada di Indonesia," kata Maharadatunkamsi, dikutip dari Kompas.com. 

Ia menjelaskan, ada banyak faktor yang menjadi alasan mamalia ini tidak menyebar di sejumlah kawasan, termasuk Indonesia.

Secara umum, sebaran alami hewan mamalia sangat tergantung pada karakter masing-masing spesiesnya.

Baca juga: Dijuluki Ratu Serigala, Masih 20 Tahun Biduan Ini Sudah 3 Kali Kawin Cerai, Hotman Paris Syok

Oleh karena itu, ada spesies hewan dengan sebaran alami luas, tetapi ada pula yang sebarannya terbatas, salah satunya serigala.

Pada serigala, menurut Datun, faktor yang memengaruhi adalah kemungkinan adanya kebutuhan untuk menyesuaikan dengan iklim dan ekosistem atau habitat.

"Ketersediaan hewan mangsa, kompetitor, predator, dan sistem fisiologi si serigala sendiri yang membutuhkan kondisi yang sesuai dengan kebutuhannya," ujarnya.

Namun, sebenarnya, serigala adalah hewan mamalia dengan sebaran wilayah alami yang cukup luas.

Keberadaan hewan ini dapat dijumpai di wilayah dengan iklim empat musim, tepatnya di hutan-hutan Eropa, seperti Albania, Armenia, Austria, Azerbaijan, Belarus, Belgia, Denmark, dan sebagainya.

Baca juga: MAYAT WANITA Korban Hewan Buas Ditemukan di Sungai Bebar, Kondisinya Tragis, Sebagian Organ Hilang

Serigala juga tersebar di wilayah benua Amerika, termasuk di kawasan hutan Kanada dan Amerika Serikat.

Sementara itu, di kawasan Asia, keberadaan serigala tersebar di daratan negara-negara Arab, China, India, Nepal, dan Myanmar.

"Di luar wilayah yang disebutkan di atas, tidak tercatat keberadaan serigala," papar Datun.

Anjing Hutan atau Ajag

Meski Indonesia tak memiliki serigala, tapi ada satu hewan yang keberadaannya mirip dengan hewan karnivora itu.

Nama hewan tersebut adalah Ajag.

Ajag adalah anjing hutan yang kerap disebut oleh masyarakat sebagai 'serigala lokal'.

Alasannya, karena ajag hidup di hutan layaknya sekumpulan serigala.

Baca juga: Tradisi Famato Harimao Bagi Suku Nias, Arak Patung Hewan Buas dan Dibuang ke Jurang

Di Indonesia, Ajag tersebar di Sumatra dan Jawa.

Mereka hidup berkelompok, berburu dengan strategi cerdas, dan memiliki ciri khas bulu coklat kemerahan dengan ujung ekor hitam.

Ajag Sumatera (Cuon alpinus sumatrensis) hidup di dataran tinggi hutan hujan tropis Sumatra.

Sedangkan Ajag Jawa (Cuon alpinus javanicus) ditemukan di dataran rendah hingga savana Pulau Jawa.

Ajag memiliki peran penting dalam ekosistem sebagai predator tingkat menengah dan sering menjadi simbol konservasi satwa liar di Indonesia.

Baca juga: Unik, Pasutri Hobi Pelihara Hewan Buas Hingga Makan Telur Buaya, Rumah Seperti Kebun Binatang

Meski berbeda dengan serigala pada umumnya, tapi beberapa orang Indonesia menyebut Ajag sebagai serigala lokal.

Hal ini terjadi karena beberapa orang menyamakan hidup serigala dan Ajag yang sama-sama tinggal di hutan.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved