Sumut Terkini
Tutup Usia 88 Tahun, Berikut Perjalanan Hidup Paus Fransiskus
Disebutkan, Paus Fransiskus adalah imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai paus.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Dilansir dari berbagai sumber, Paus Fransiskus dengan nama kecil Jorge Mario Bergoglio adalah paus yang ke-266 setelah adanya konklaf kepausan pada tanggal 13 Maret 2013. Ia terpilih pada hari kedua masa konklaf tersebut.
Sebelumnya, tepat pada tahun 2013, ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires, Argentina.
Ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2001 oleh Paus Yohannes Paulus II.
Disebutkan, Paus Fransiskus adalah imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai paus, pimpinan Gereja Katolik Roma.
Ia juga menjadi Paus non-Eropa pertama dan orang dari Belahan Bumi Selatan pertama sejak Paus Gregorius III dari Suriah wafat pada tahun 741.
Ia lahir di Buenos Aires, Argentina pada 17 Desember 1936.
Jorge Borgoglio disebutkan pernah bekerja sebagai seorang penjaga bar dan petugas kebersihan saat masih muda sebelum berlatih menjadi ahli kimia dan bekerja sebagai teknisi di laboratorium ilmu pangan.
Pada tahun 1958, ia bergabung dengan Serikat Jesuit. Selanjutnya, ia ditahbiskan sebagai imam Katolik pada tahun 1969.
Sejak tahun 1973 hingga 1979, ia menjadi propinsial Serikat Yesuit di Argentina.
Ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires pada tahun 1998. Lalu, Tahta Suci melalui Paus Yohannes Paulus II mengangkatnya sebagai kardinal pada tahun 2001.
Setelah pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 28 Februari 2013, Gereja Katolik menyelenggarakan konklaf kepausan.
Pada hari kedua masa konklaf, Jorge Borgoglio terpilih sebagai paus tepatnya pada tanggal 13 Maret 2013.
Jorge Mario Borgoglio memilih namanya, Fransiskus sebagai penghormatannya kepada Santo Fransiskus Assisi.
Dalam pelayanannya, Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang rendah hati, peduli terhadap kaum miskin, penekanannya pada belas kasihan Tuhan, visibilitas internasional sebagai paus, dan komitmennya pada dialog antaragama.
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Anggota DPR RI Maruli Siahaan Minta Negara Hadir Selesaikan Konflik Lahan Padang Halaban |
|
|---|
| Kejatisu Belum Tahu Perkembangan Kajari dan Kasi Pidsus Sergai Usai Diamankan Kejagung |
|
|---|
| Bersujud di Kantor Gubernur Sumut, Pasutri Mohon Gubsu Bobby Bantu Pengobatan Anak Korban Penikaman |
|
|---|
| Tim Khusus Polres Siantar Tangkap Pelaku Curas, Papan Bunga Ucapan Selamat Berdatangan |
|
|---|
| Pemprov Sumut Targetkan Penanaman Mangrove Seluas 27 Hektare di Dua Kabupaten Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Umat-Katolik-di-Singapura-misa.jpg)