Sumut Terkini
Pejudo Blind Sumut, Junifor Bate Dipanggil Pelatnas NPC Indonesia, Ini Tanggapan Pelatih
Program pelatnas itu sebagai persiapan menatap Asian Para Games 2026 dan Paralympic LA 2028.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Pelatih judo blind Sumatra Utara (Sumut), Eka Setia Wirawan merasa bangga setelah satu atletnya dipanggil untuk mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah.
Program pelatnas itu sebagai persiapan menatap Asian Para Games 2026 dan Paralympic LA 2028.
Adapun pejudo blind Sumut yang ikut dalam program pelatnas tersebut adalah, Junifor Bate.
"Kita sangat bangga dengan prestasi yang ada ini. Kita sangat respect dengan panggilan dari PB NPC pusat, karena itu salah satunya pemegang medali emas pada saat Peparnas Solo," kata Eka kepada Tribun Medan.
Eka berpesan kepada Junifor agar terus fokus menjalani program pelatnas.
Sehingga nantinya bisa menyumbangkan prestasi membanggakan untuk Indonesia dan Sumut.
"Dengan dipanggilnya ke Pelatnas, jangan besar kepala, tetap rendah hati, serta beretika yang baik, karena di NPC itu etika sangat diperlukan," ujarnya.
Di sisi lain, Eka juga sangat optimistis bahwa Junifor bisa meraih prestasi membanggakan di ajang internasional nanti.
Mengingat, Junifor sudah memiliki segudang prestasi dan pengalaman.
Seperti diketahui, Junifor memiliki prestasi medali emas di Peparnas 2016.
Medali perak pada Asean Paralimpik, dan medali emas Peparnas 2024 lalu.
"Saya optimis dia bisa mendapatkan medali emas, karena kita melihat dari pengalaman dan teknik yang sudah matang dan fisik yang baik," pungkasnya.
Perlu diketahui, selain Junifor ada lima atlet para Sumut lainnya yang turut dipanggil mengikuti Pelatnas NPC Indonesia.
Pemanggilan atlet disabilitas ini tertuang dalam surat resmi bernomor 100.PMG.04/NPC-Ina/2025.
Di mana atlet para Sumut itu diminta datang ke Surakarta, Jawa Tengah untuk bergabung mengikuti Pelatnas.
Adapun ke-6 atlet itu adalah, Nur Ferry Pradana (Para Atletik), Eko Saputra (Para Atletik), Riadi Saputra (Para Atletik), Reza Pramana Perangin-angin (Para Atletik), dan Muammar Habibia (Para Atletik).
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Isu Pelanggaran di Lapas Siantar Dibantah, Ditjenpas Sumut Paparkan Pengawasan hingga Pemindahan |
|
|---|
| Ternyata Tersangka Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Lari ke Kota Binjai Mau Ngontrak Rumah |
|
|---|
| INILAH Wajah Dua Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Diringkus di Kota Binjai, Masyarakat: Kami Kaget |
|
|---|
| Polsek Gunung Malela Imbau Warga Tetap Tenang Usai Sebuah Makam Dibongkar oleh OTK |
|
|---|
| Warga Pamatang Simalungun Geger, Makam Dibongkar OTK Diduga untuk Ilmu Hitam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-Pelatih-Judo-Blind-Sumut-Eka-Setia-Wirawan.jpg)