TRIBUN WIKI

Profil Ali Khamaeni, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Incaran Zionis dan AS

Sayyed Ali Hosseini Khamenei atau Ali Khamenei saat ini dilaporkan telah menunjuk tiga calon penggantinya di tengah perang dengan Israel dan AS.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/huffpost
TARGET SERANGAN- Sayyed Ali Hosseini Khamenei atau Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran dikabarkan menjadi target serangan Israel dan Amerika Serikat (AS). Saat ini, Ali Khamenei tengah berada di sebuah bunker. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran dikabarkan telah menunjuk tiga orang calon penggantinya.

Adapun pengganti Ali Khamenei ini merupakan ulama di Iran.

Namun, tiga calon tersebut namanya masih dirahasiakan.

Informasi seputar calon pengganti Ali Khamenei ini mencuat setelah kabar bahwa mantan Presiden Iran itu menjadi target Israel dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Profil Chandra Hamzah, Eks Pimpinan KPK yang Sebut Penjual Pecel Bisa Terjerat UU Tipikor

Video pendek Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei diduga gelisah saat menjadi imam salat jenazah Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. (X)
Video pendek Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei diduga gelisah saat menjadi imam salat jenazah Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. (X) (X)

Sejak terlibat perang dengan Israel, Ayatullah Khamenei dikabarkan menjadi target pembunuhan Israel dan AS berikutnya.

Ia menjadi sasaran karena enggan menghentikan penyerangan ke negara Zionis tersebut.

Lantaran menjadi target utama Zionis dan Negeri Paman Sam, Ali Khamenei saat ini dikabarkan tengah berada di sebuah bunker.

Bunker tersebut tidak diketahui dimana tempatnya.

Untuk menghindari pelacakan Zionis dan AS, Ali Khamenei memutus semua informasi dengan tidak menggunakan selular.

Baca juga: Profil Irwan Mussry, Suami Kedua Maya Estianty yang Ternyata Keturunan Yahudi Irak dan Kini Mualaf

Profil Ali Khamenei

Ali Khamenei memiliki nama lengkap Sayyed Ali Hosseini Khamenei.

Ia lahir di Mashhad, Iran, 15 atau 16 Juli 1939.

Selain dikenal dengan panggilan Ali Khamenei, lelaki yang enggan berkompromi dengan Amerika Serikat ini juga karib disapa Ayatullah Khamenei.

Ali Khamenei berasal dari keluarga ulama Syiah yang sederhana dan taat beragama.

Baca juga: Profil Desainer Hengki Kawilarang yang Meninggal Dunia Karena Diagnosis Diabetes

Ayahnya adalah Seyyed Javad Khamenei.

Sedangkan ibunya adalah Khadijeh.

Dalam kultur Islam, Sayyed atau Sayyid digambarkan sebagai keturunan dari Nabi Muhammad SAW melalui garis Hasan dan Husain.

Soal pendidikan, Ali Khamenei sudah menempuh pendidikan agama sejak usia 4 tahun di maktab (sekolah Islam tradisional) di Mashhad.

Ia kemudian melanjutkan studi di seminari teologi di Mashhad, Qom, dan Najaf, Irak.

Ayatollah Ali Khamenei
Ayatollah Ali Khamenei (NDTV)

Baca juga: Profil Marsda TNI Minggit Tribowo, Pilot Pesawat Tempur yang Kini Jabat Pangkoopsudnas

Lalu, Ali Khamenei pun mendalami ilmu logika, filsafat, yurisprudensi Islam, dan teologi di bawah bimbingan ulama besar, termasuk Imam Khomeini.

Ali juga belajar ilmu agama tingkat tinggi (bahtsul kharij) dan filsafat Islam.

Adapun karier politiknya, Ali Khamenei sejak muda aktif menentang rezim Shah Pahlevi yang pro-Barat dan anti-Islam.

Ia beberapa kali ditangkap, disiksa, dan diasingkan oleh aparat keamanan rezim Shah.

Setelah Revolusi 1979, Ali Khamenei menjadi anggota Dewan Revolusi dan wakil Imam Khomeini di Dewan Pertahanan Tertinggi.

Baca juga: Profil Matamiyu, Dancer Cilik Indonesia Kembali Torehkan Prestasi, Kini Tampil Bareng Motiv Crew

Ia memimpin Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) untuk periode tertentu.

Lalu, pada 1981 hingga 1989, Ali Khomenei menjadi Presiden Iran.

Ia terpilih sebagai Presiden Iran setelah wafatnya Mohammad Ali Raja’i.

Selama dua periode, ia memimpin negara dengan fokus mempertahankan nilai-nilai revolusi dan menghadapi tekanan politik global.

Setelahnya, Imam Ali Khamenei pun menjadi Pemimpin Tertinggi Iran dari tahun 1989 hingga saat ini. 

Baca juga: Profil Rizal Calvary Marimbo, Orang Dekat Bahlil Lahadalia yang Kini Jabat Direktur di PLN

Setelah wafatnya Ayatollah Ruhollah Khomeini, Ali Khamenei diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran sejak 1989.

Sebagai Pemimpin Tertinggi, ia memiliki otoritas tertinggi di Iran, mengawasi semua cabang pemerintahan, militer, dan kebijakan luar negeri.

Ia juga marja’ (otoritas tertinggi) dalam agama Syiah.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved