TRIBUN WIKI

Profil Robert Kiyosaki, Eks Pilot Helikopter Tempur yang Terkenal di Dunia Keuangan

Robert Kiyosaki merupakan mantan pilot helikopter tempur yang kemudian menjadi satu diantara pelopor edukasi keuangan modern dunia.

Tayang:
Editor: Array A Argus
freedomfest
BERBAGI SUKSES- Robert Kiyosaki, pengusaha dan penulis buku yang merupakan manyan pilot helikopter tempur berbagi kiat sukses dalam kehidupan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernah dengar tentang sosok ataupun profil Robert Kiyosaki?

Ya, mungkin bagi sebahagian orang Robert Kiyosaki tidak begitu populer.

Tapi di dunia keuangan, nama Robert Kiyosaki cukup dikenal.

Ia dikenal sebagai pelopor edukasi keuangan modern.

Robert Kiyosaki tercatat sebagai pendiri permainan edukasi finansial CASHFLOW yang sangat inovatif.

Baca juga: Profil Roony Bardghji, Pesepak Bola Asal Swedia yang Kini Perkuat Barcelona

Karena pengalamannya dalam dunia keuangan, ia pun sering dijadikan rujukan untuk dimintai pendapat soal masalah investasi dan keuangan.

Apalai Robert Kiyosaki dikenal karena kemampuannya membangun usaha hingga menjadi sukses dan kaya raya.

Dilansir dari Kontan.co.id, Robert Kiyosaki sempat bercerita tentang bagaimana ia, istrinya Kim, dan sahabatnya Larry Clark memulai perjalanan keuangan dari bangkrut, menjadi kaya, hingga pensiun dalam waktu kurang dari 10 tahun. 

Melansir herbusiness.com, disarikan dari buku Robert Kiyosaki berjudul Retire Young Retire Rich, Kiyosaki bercerita ketika dia dan Kim memulainya, mereka hampir kehabisan uang dan dipenuhi dengan keraguan. 

Baca juga: SOSOK Mahesa Al Bantani, Influencer yang Viral Usai Ditangkap Polisi

"Kita semua memiliki keraguan. Perbedaannya adalah apa yang kita lakukan dengan keraguan tersebut," jelasnya.

Pada bulan Desember 1984, Kim, Larry, dan Kiyosaki tengah berlibur bermain ski. Pada malam hari, mereka akan membahas rencana untuk masa depan. 

Pada saat itu, Kim dan Kiyosaki hanya memiliki sedikit uang. Sedangkan Larry sedang dalam proses membangun bisnis lain. 

Pada Perayaan Tahun Baru, mereka mencoba menetapkan beberapa tujuan. Larry ingin melakukan lebih dari sekadar menetapkan tujuan untuk tahun mendatang, ia ingin merela menetapkan tujuan yang mengubah hidup. 

Baca juga: Profil Rae Lil Black, Eks Bintang Film Dewasa yang Kini Mantap Berhijab

"Mengapa kita tidak menulis rencana tentang bagaimana kita semua bisa menjadi bebas secara finansial?" desaknya.

Kiyosaki sendiri mengaku telah membicarakannya dan memimpikannya. Namun, gagasan untuk menjadi bebas secara finansial selalu ada di masa depan, bukan hari ini.

"Mari kita tuliskan. Begitu kita menuliskannya, kita harus melakukannya, dan kita akan saling mendukung dalam perjalanan ini," kata Larry. 

Kim dan saya saling memandang dengan ragu. 

"Itu ide yang bagus, tetapi saya pikir saya lebih suka fokus untuk bertahan hidup selama setahun ke depan," jawab Kiyosaki. 

Baca juga: Profil, Biodata dan Karier Penyanyi Dangdut Yunita Ababiel yang Tutup Usia

"Ayo. Mari kita cari kebebasan. Saya tidak ingin menghabiskan hidup saya bekerja hanya untuk membayar tagihan. Saya ingin hidup. Saya ingin menjadi kaya. Saya ingin menjelajahi dunia saat saya cukup muda untuk menikmatinya," jelas Larry. 

Kiyosaki lantas teringat kata-kata Rich Dad: 

"Tantangan terbesar yang Anda hadapi adalah keraguan diri dan kemalasan Anda sendiri. Keraguan diri dan kemalasan Andalah yang menentukan dan membatasi siapa diri Anda. Keraguan diri dan kemalasan Andalah yang menghalangi Anda mendapatkan kehidupan yang Anda inginkan." 

Sudah waktunya untuk memilih. Akhirnya, mereka menetapkan tujuan untuk bebas secara finansial.

Saat itu adalah hari Tahun Baru 1985. Pada tahun 1994, Kim dan Kiyosaki berhasil meraih kebebasan finansial. 

Baca juga: Profil Laura Amandasari Sitindaon, Mahasiswi Kristen Protestan di UMSU yang Viral Karena Pantunnya

Larry melanjutkan membangun perusahaannya, yang menjadi salah satu perusahaan dengan pertumbuhan tercepat tahun itu versi Majalah Inc pada tahun 1996. Larry pensiun pada tahun 1998 pada usia 46 tahun setelah menjual perusahaannya.

Bagaimana mereka melakukannya?

"Ini bukan tentang bagaimana kami melakukannya. Ini tentang mengapa kami melakukannya. Dari tahun 1985 hingga 1994, Kim, Larry, dan saya berfokus pada tiga jalan Ayah Kaya menuju kekayaan besar," paparnya. 

Pertama, meningkatkan keterampilan bisnis. Kedua, meningkatkan keterampilan pengelolaan uang. ketiga, meningkatkan keterampilan investasi.

Baca juga: Profil Nur Afifah Balqis, Koruptor Termuda Eks Bendahara Demokrat yang Kembali Viral di Medsos

"Mengapa demikian? karena saya ingin menantang keraguan diri saya sendiri, kemalasan saya, dan masa lalu saya. Itulah mengapa yang memberi kami kekuatan untuk melakukan bagaimana," jelas Kiyosaki.

Tanya Mengapa pada Diri Sendiri

Untuk memacu semangatnya, Kiyosaki mulai mempertanyakan kepada diri sendiri dengan kata tanya "mengapa":

1. Saya muak bangkrut dan selalu berjuang untuk mendapatkan uang.
2. Saya lelah menjadi orang biasa-biasa saja.
3. Orang tua saya berjuang di bawah tumpukan tagihan.
4. Yang paling menyakitkan dari semuanya, istri saya yang cantik Kim mengalami kekacauan keuangan ini karena dia mencintai saya.

Menurut Kiyosaki, Rich Dad pernah berkata: "Jika kamu menginginkan sesuatu, jadilah bergairah. Gairah memberi energi pada hidupmu. Gairah adalah gabungan dari cinta dan benci. Jika kamu menginginkan sesuatu yang tidak kamu miliki, cari tahu mengapa kamu mencintai apa yang kamu inginkan dan mengapa kamu benci tidak memiliki apa yang kamu inginkan. Ketika kamu menggabungkan kedua pikiran itu, kamu akan menemukan energi untuk mendapatkan apa pun yang kamu inginkan."

Sebagai contoh, Kiyosaki akan membuat daftar berikut:

CINTA
• Menjadi kaya
• Menjadi bebas
• Membeli apa pun yang saya inginkan
• Barang mahal
• Membuat orang lain melakukan apa yang tidak ingin saya lakukan

BENCI
• Menjadi miskin
• Diharuskan bekerja
• Tidak memiliki apa yang saya inginkan
• Barang murah
• Melakukan hal-hal yang tidak ingin saya lakukan

Kiyosaki menyarankan, agar menjadi kaya raya, duduklah dengan tenang untuk menemukan dan mendefinisikan apa yang Anda sukai dan benci. Kemudian tuliskan "mengapa" Anda. 

"Tuliskan impian, tujuan, dan rencana Anda untuk menjadi bebas secara finansial, pensiun dini, dan pensiun semuda mungkin. Setelah Anda menulisnya, Anda mungkin ingin menunjukkannya kepada teman yang akan mendukung Anda dalam meraih impian Anda," paparnya. 

Bacalah kertas yang berisi impian, tujuan, dan rencana Anda secara berkala. Kiyosaki juga bilang, bicarakan tentang hal itu sesering mungkin, mintalah dukungan, bersedia untuk terus belajar, dan sebelum Anda menyadarinya, segala sesuatunya akan mulai terjadi.

Profil Robert Kiyosaki

Robert Kiyosaki memiliki nama lengkap Robert Toru Kiyosaki.

Ia lahir di Hilo, Hawaii, Amerika Serikat, 8 April 1947.

Robert Kiyosaki merupakan lulusan Merchant Marine Academy di New York pada 1969.

Ia sempat bertugas sebagai pilot helikopter tempur selama Perang Vietnam (1972-1973) di di Korps Marinir AS.

Karena pengabdiannya, Ribert menerima Medali Angkatan Udara.

Setelah keluar dari militer pada tahun 1974, Kiyosaki bekerja sebagai tenaga penjual mesin fotokopi di Xerox.

Ia kemudian mulai menjalankan berbagai usaha sendiri, termasuk produk dompet surfer dan bisnis T-shirt berlisensi musik.

Meski mengalami kegagalan dan bangkrut beberapa kali, pengalaman ini membentuk dasar kewirausahaannya.

Lalu, Robert memberanikan diri mendirikan sebuah merek dagang  

Pada 1985 ia mendirikan Accelerated Learning Institute dan kemudian menjualnya pada 1994.

Pada tahun 1996 bersama istrinya meluncurkan permainan edukasi finansial CASHFLOW yang sangat inovatif dalam mengajarkan tentang uang dan investasi dengan cara interaktif.

Dalam perjalanannya, Robert menerbitkan buku tahun 1997.

Buku ini membandingkan ajaran dua figur ayah (ayah kandungnya sebagai "Poor Dad" dan ayah teman masa kecilnya sebagai "Rich Dad") untuk mengajarkan perbedaan pola pikir keuangan.

Buku ini langsung menjadi bestseller New York Times dan mempopulerkan ide pendidikan finansial alternatif.

Lewat merek Rich Dad, Robert mengembangkan berbagai produk edukasi keuangan, pelatihan, dan media yang mendukung visinya untuk mendorong kewirausahaan serta kebebasan finansial.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved