Berita Viral

PROFIL Brigjen Summy yang Baca Hasil Tes DNA Ridwan Kamil, Polwan Asia Pertama Gelar Dokter Forensik

Berikut ini sosok Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti yang membacakan hasil tes DNA Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan CA. 

Instagram @kompasTv dan @rolabdokkespusdokkes
SUMY HASTRY : Tangkapan layar dari Instagram @kompasTv dan @rolabdokkespusdokkes pada Kamis (21/8/2025) : Sosok Sumy Hastry Purwanti Polwan Ahli Forensik Bacakan Hasil Tes DNA Ridwan Kamil, Lulusan Undip 

TRIBUN-MEDAN.com - Berikut ini sosok Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti yang membacakan hasil tes DNA Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan CA. 

Brigjen Summy Hastry Purwanti menyatakan bahwa CA (3) bukan anak biologis dari Ridwan Kamil tetapi anak biologis dari Lisa Mariana

Berdasarkan hasil tes DNA, profil CA positif dengan Lisa Mariana tetapi negatif dengan Ridwan Kamil.  

Hasil tes DNA ini disampaikan pada Rabu (20/8/2025). 

Pernyataan ini mematahkan argumen Lisa Mariana yang menyebut CA hasil hubungan gelap dengan Ridwan Kamil.   

Netizen pun menyoroti sosok polwan satu ini langsung menarik perhatian banyak pihak.

Profil Brigjen Sumy Hastry Purwanti

Brigjen. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. dikenal sebagai ahli forensik terkemuka di Indonesia.

Bahkan ia menjadi polwan pertama di Asia yang memiliki gelar dokter forensik.

Sumy Hastry Purwanti lahir pada 23 Agustus 1970 di Jakata.

Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah dan lulus tahun 1995.

Sumy memutuskan mendaftar sebagai polwan pada 1998.

Baca juga: Wakil Ketua KPK Sebut Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer Kena OTT

Baca juga: Seminar Green Action Ungkap Peluang Emas dari Daur Ulang

Dirinya lalu melanjutkan pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SEPA) Polri.

Kemudian tahun 2002, ia melanjutkan pendikan spesialis forensik di Undip.

Dirinya lulus tahun 2005.

Sumy juga menyelesaikan pendidikan doktoralnya tahun 2016 di Universitas Airlangga Surabaya.

Ia juga pernah mengikuti berbagai kursus di luar negeri.

Seperti kursus DVI di Singapura tahun 2006, kursus DNA di Malaysia tahun 2007 dan kursus identifikasi luka ledakan di Perth, Australia pada 2011.

Sumy pernah bertugas sebagai Pasi Polipol Dis Dokkes Polda Jateng pada 1999.

Lalu menjadi Kaur Dokkes Polwiltabes Semarang tahun 2005.

Sumy Hastry telah memiliki banyak pengalaman menangani kasus besar, seperti:

- Tahun 2002 pernah menjadi tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Pusdokkes Polri dalam mengindentifikasi korban Bom Bali 1.

- Tahun 2006, menjadi tim DVI korban gempa bumi Yogyakarta pada 2006

- 2006, menjadi tim DVI korban kapal KM Senopati Nusantara

- 2007, Tim DVI korban Garuda Air Crasch - Yogyakarta

- 2011 - Tim DVI korban tenggelam kapal Imigran gelap

- 2012, Tim DVI korban pesawat Sukhou SSJ-100 Gunung Salak

- 2015 - Tim DVI korban pesawat Air Asia

- 2014 - Tim DVI korban pesawat MH17 di Rusia

- 2021, penanganan jenazah erupsi Gunung Semeru

Brigjen Sumy Hastry Purwanti mendapat jabatan baru sebagai Karolabdokkes Pusdokkes Polri pada tahun lalu.

Keputusan tersebut termuat dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2099/IX/KEP/2024 tanggal 20 September 2024.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama TK. II Pusdokkes POLRI sejak  29 Juni 2024.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jateng

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved