Berita Advertorial
Wabup Samosir Ariston Sidauruk: Ramos Pantas Jadi Langkah Nyata Wujudkan Samosir Bebas dari Stunting
Pemkab Samosir memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui program inovatif Rantang Samosir Penurunan Angka Stunting/
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui program inovatif Rantang Samosir Penurunan Angka Stunting (Ramos Pantas) dengan pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di tingkat desa dan kelurahan tahun 2025.
Tahun ini, program Ramos Pantas dilaksanakan di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan. Sasaran utamanya adalah keluarga berisiko stunting, meliputi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, ibu pasca persalinan, serta baduta dan balita stunting.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan mendesak yang harus diselesaikan bersama, mengingat dampaknya tidak hanya mempengaruhi tumbuh kembang anak, tetapi juga masa depan bangsa.
“Stunting menjadi ancaman serius bagi generasi penerus. Karena itu kita harus menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas utama,” ujar Ariston Sidauruk, Rabu (22/10/2025)
Ia jelaskan, program Ramos Pantas melalui Dashat tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang untuk tumbuh kembang anak.
"Tujuan utama Dashat adalah memberdayakan masyarakat dan keluarga berisiko stunting untuk memenuhi gizi seimbang, meningkatkan kualitas gizi melalui optimalisasi pangan lokal, serta membentuk generasi yang sehat dan cerdas,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, petugas kesehatan, hingga masyarakat untuk bersatu padu mendukung program tersebut.
"Mari ciptakan Kemitraan yang sinergis untuk mewujudkan Kabupaten Samosir bebas stunting serta menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan berdaya saing. Ramos Pantas ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting di Samosir. Mari kita kuatkan komitmen bersama menuju Samosir bebas stunting," tutup Ariston.
Ketua PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A Sidauruk mengatakan, program tersebut merupakan langkah yang harus didukung untuk keberhasilan menurunkan stunting.
"Kami akan turun ke desa menyukseskan program ini. Akan membantu dengan program yang ada di PKK," pungkas Kennauli.
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Bupati Samosir Terima Hibah Aset 37 Miliar Rupiah dari Kementerian PU |
|
|---|
| Marak Aksi Maling Getah dan Narkoba, Komisi A DPRD Sumut Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan PT BSRE |
|
|---|
| Halal Bihalal dan Seminar Nasional UNIVA Medan, Dorong Penguatan Karakter Mahasiswa |
|
|---|
| Turnamen Anniversary PXDL di Quantum Sports & Social Club Sukses, Berikut Daftar Juaranya |
|
|---|
| Artotel Group Hadirkan Elais by ARTOTEL di Medan, Tawarkan Konsep Hotel Lifestyle dan Ruang Kreatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wabup-Samosir-Ariston-Sidauruk-mengutarakan-soal-penanganan.jpg)