“Kami Tidak Merasa Sendiri”: Bantuan YBM PLN Menguatkan Warga Desa Batu Hula Pascabencana
“Kami Tidak Merasa Sendiri”: Bantuan YBM PLN Menguatkan Warga Desa Batu Hula Pascabencana
TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - 12 Januari 2026 — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, bantuan sosial dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menjadi penguat bagi warga Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, bantuan berupa paket sembako dan peralatan dapur disalurkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung dan diterima oleh Kepala Desa Batu Hula, M. Ali Nasutionm(9/1), sebagai perwakilan masyarakat. Hingga kini, kondisi sosial dan ekonomi warga setempat belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana yang melanda wilayah tersebut.
“Pasca bencana, kehidupan warga kami masih dalam tahap pemulihan. Bantuan sembako dan peralatan dapur ini sangat membantu keberlangsungan hidup masyarakat kami. Atas nama warga Desa Batu Hula, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PLN serta YBM PLN,” ujar M. Ali Nasution.
Dari sudut pandang warga, bantuan ini tidak hanya bermakna sebagai pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wujud empati dan kepedulian yang menumbuhkan ketenangan serta rasa diperhatikan. Kehadiran langsung manajemen PLN di desa mereka memberikan semangat tersendiri, bahwa proses pemulihan tidak dijalani sendirian.(*)
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa penyaluran bantuan YBM PLN merupakan bagian dari komitmen sosial PLN untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Melalui YBM PLN, kami ingin hadir untuk meringankan beban warga dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam proses bangkit kembali,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan masyarakat pascabencana. PLN berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat agar proses pemulihan, baik dari sisi kelistrikan maupun sosial dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Bagi warga Desa Batu Hula, bantuan ini menjadi simbol hadirnya harapan di tengah keterbatasan. Dengan dukungan yang berjalan beriringan antara pemulihan pasokan listrik dan bantuan sosial, masyarakat optimistis dapat menata kembali kehidupan mereka secara perlahan namun pasti.
| Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Medan, Libatkan 2.800 Pendonor Nasional untuk Aksi Sosial |
|
|---|
| Pemerintah & PLN Tinjau Pekerjaan Listrik Desa di Deli Serdang, Pastikan Akses Energi hingga Pelosok |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik, PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan di Parapat |
|
|---|
| PLN UID Sumut Raih 3 Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2026, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Hijau |
|
|---|
| Terungkap Penyebab Pemadaman Listrik PLN di Jakarta, Ramai Jadi Perbincangan di Medsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penyerahan-Sembako-dan-Alat-masak-untuk-Dapur-umum-Desa-Batu-Hula.jpg)