Studi Banding & Grow Together KPSM MTU–KSPM UNIMED: Bangun Financial Awareness Mahasiswa Pasar Modal

Studi Banding dan Grow Together KPSM MTU – KSPM UNIMED: Membangun Financial Awareness Mahasiswa melalui Edukasi Pasar Modal

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara M. Pintor Nasution dan Equity Sales PT. Panin Sekuritas Reagen Chandra menerima plakat dari Universitas MTU 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komunitas Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Komunitas Pasar Studi Modal (KPSM) Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU) sukses menyelenggarakan kegiatan Studi Banding dan Talkshow “Grow Together” dengan tema “Membangun Financial Awareness Mahasiswa melalui Edukasi Pasar Modal” dengan menghadiri dua pembicara yakni Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara M. Pintor Nasution dan Equity Sales PT. Panin Sekuritas Reagen Chandra di Ruang Theater Room Kampus Universitas MTU Gedung Grand Jati Junction Tower 3 Lantai 25 Jalan Perintis Kemerdekaan No. 3A Medan, belum lama ini.

 

Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu, SE., M.Si., CPA., CACP  yang dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan sejak dini, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi di masa depan.

“Pemahaman mengenai investasi dan pengelolaan keuangan merupakan kompetensi yang sangat penting di era digital saat ini,” ungkap Dompak Pasaribu.

Dompak Pasaribu juga menjelaskan pasang surut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami pasang surut. Pasang surut IHSG katanya bisa menjadi rujukan dalam mengambil keputusan kapan membeli dan jual saham.

 

Pembicara pertama, Kepala Wilayah BEI Perwakilan Sumatera Utara M Pintor Nasution membahas Perkembangan Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia. Pintor mengatakan sorotan masalah ekonomi saat ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, risiko tekanan inflasi, suku bunga “Hawkish”, risiko fiskal domestik. Pintor menjelaskan perkembangan pasar modal Indonesia, peluang investasi bagi generasi muda, serta pentingnya membangun budaya investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Sedangkan pembicara kedua Equity Sales PT. Panin Sekuritas Reagen Chandra memberikan edukasi dasar pasar modal. Dalam pemaparannya Reagen menekankan pentingnya berinvestasi dengan mengatur pendapatan dengan baik dan benar seperti untuk kebutuhan hidup sebesar 50 persen, dana darurat atau asuransi 10 persen, investasi 15 persen, 10 persen tabungan, gaya hidup 10 persen dan sedekah 5 persen.
“Jangan biarkan penghasilan yang diterima habis tanpa ada yang ditabung dan diinvestasinya. Jadikan Sebagian uangmu bekerka untuk dirimu,” katanya.

Studi Banding dan Grow Together KPSM MTU –
Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu, SE., M.Si., CPA., CACP bersama peserta foto bersama dengan nara sumber Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara M. Pintor Nasution dan Equity Sales PT. Panin Sekuritas Reagen Chandra di Ruang Theater Room Kampus Universitas MTU Gedung Grand Jati Junction Tower 3 Lantai 25 Jalan Perintis Kemerdekaan No. 3A Medan, belum lama ini.

Sedangkan Pembina Galeri Investasi MTU, Frans Gidion Sinuhaji menyampaikan kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta membangun jaringan yang lebih kuat dalam pengembangan organisasi dan edukasi pasar modal di lingkungan perguruan tinggi sekaligus meningkatkan literasi keuangan dan memperkuat kolaborasi antarorganisasi mahasiswa pasar modal.

Melalui sesi diskusi yang interaktif, peserta mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai berbagai isu terkini di dunia investasi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait strategi investasi, manajemen risiko, hingga perkembangan teknologi yang memengaruhi industri keuangan.

 

Selain talkshow, kegiatan studi banding juga menjadi momentum bagi KPSM MTU dan KSPM UNIMED untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan organisasi, pelaksanaan program kerja, strategi kaderisasi anggota, serta pengembangan Galeri Investasi di masing-masing kampus. Melalui semangat “Grow Together”, kedua organisasi berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang produktif guna meningkatkan kualitas organisasi dan memperluas dampak edukasi pasar modal kepada mahasiswa.

 

Pembina Galeri Investasi UNIMED, Dita Sirait mengatakan kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara KPSM MTU dan KSPM UNIMED, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang lebih sadar finansial, cerdas dalam berinvestasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Dengan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, Bursa Efek Indonesia, perusahaan sekuritas, serta organisasi mahasiswa pasar modal, upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Di akhir kegiatan Shinju Valentino Moksa dari Universitas MTU menyampaikan testimoni dalam berinvestasi di pasar modal.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved