Rambut Pembawa Keberuntungan

Rambut adalah mahkota. Frasa ini tak sepenuhnya milik kaum feminis. Kaum pria, khususnya pesepakbola

Penulis: Randy P.F Hutagaol |
Laporan wartawan Tribun Medan/ Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN -  Rambut adalah mahkota. Frasa ini tak sepenuhnya milik kaum feminis. Kaum pria, khususnya pesepakbola bukan hanya menyakininya sekedar mahkota, tapi juga faktor pembawa keberuntungan.

Rambut memang kerap diberi variasi model. Ditata sedemikian rupa dan nyentrik. Tak jarang didandan dengan bentuk yang aneh-aneh dan berwarna-warni. Perhatikan saja nyentriknya rambut yang dimiliki Djibril Cisse, Rio Ferdinand, David Beckham, Cristiano Ronaldo dan masih banyak lagi. Model-model rambut tersebut bahkan jadi "trendsetter" bagi publik. Di tanah air, ada Rocky Putiray, Bambang Pamungkas, Diego Michels dll.

Mereka rela merogoh kocek nan tebal untuk mewujudkan model rambut yang diinginkan. Hal ini pun berlaku sama, pada Rahmad, wingback kanan PSMS ISL. "Hair style" barunya adalah gaya rambut Mohawk. Tipis di kedua sisi dan menjulang tinggi di pertengahan. Model rambut yang elegan dengan performanya di lapangan.

"Saya nyaman dengan penampilan saya saat ini. Bukan hanya sekedar gaya-gayaan. Penampilan tetap memengaruhi kepercayaan diri yang kita miliki. Kalau model rambut ini saya terinspirasi dari sosok Cristian Ronaldo," sebut pria kalem ini tersenyum.

Berada di panggung kasta tertinggi, ISL merupakan kali pertama baginya. Itu sebabnya ia merasa perlu memiliki penampilan baru dengan kualitas yang lebih diperbaharui pula. "Saya selalu mengimpikan bisa bermain di ISL. Tapi tak pernah menyangka kalau saya ternyata sudah berada disini. Karena itu saya ingin tampil dengan sesuatu yang baru. Saya memulainya dari rambut," kata pemain kelahiran 1986 ini.

Rahmad merupakan skuad inti Raja Isa. Konsistensi permainan juga ditunjukkannya dalam dua laga resmi saat menjamu Mitra Kukar dan Persisam Samarinda. "Tipikal pekerja dan sangat disiplin. Ia memberikan dedikasi secara optimal dalam dua laga sebelumnya, ini yang saya sukai dari Rahmad. Memang, ia belum mencapai standard yang saya programkan. Tapi bila ia mau terus belajar dan asah diri, ia akan mampu saji permainan seronok," papar Raja Isa bin Ras, arsitek PSMS ISL.

Musim lalu, saat PSMS berada di kasta kedua. Suharto, pelatih kepala saat itu juga menempatkannya di skuad inti. Ia tampil 24 kali, 1871 menit dari 27 kali laga selama kompetisi hingga putaran delapan besar. Namun, pemain yang lama bermain bagi Persiraja, klub asal ibukota Nanggroe Atjeh Darussalam ini tidak masuk dalam daftar pemain yang dipertahankan manajemen musim lalu.

Hal ini cukup mengejutkan, pasalnya Rahmad dinilai punya kedekatan dengan manajer PSMS, Idris. Apalagi menilik pada konsistensi yang diberikannya saat itu. Seiring seleksi berjalan, di awal November ia dipanggil kembali dengan status seleksi. Ternyata tim pelatih bersepakat menggunakan jasanya untuk mengarungi kompetitifnya lautan ISL dengan perahu PSMS yang dinahkodai Raja Isa. (raf/ tribunmedan.com)

Bio File
Nama: Rahmad
Lahir: Banda Aceh, 18 Februari 1986
Tinggi /Berat: 170 cm/ 60 kg
Ayah/Ibu: Samaun/ Sumiati
Anak ke: 5 dari 6 bersaudara
Karir:
Timnas U-18 (2004-2006
Persiraja (2006-2010)
PSMS (2010-2011)
PSMS ISL (2011-2012) (raf/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved