Ini Perbedaan Film Dokumenter dan Film Fiksi
Eagle Awards Documentary Competition (EADC) 2014 hadir di Kota Medan, Di Kampus Akademi Pariwisata (AKPAR) Medan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal
TRIBUN.MEDAN.com, MEDAN - Eagle Awards Documentary Competition (EADC) 2014 hadir di Kota Medan, Di Kampus Akademi Pariwisata (AKPAR) Medan, Selasa (29/4/2014).
Jhon Don Bosco, yang merupakan Produser Eksekutif Metro TV, yang juga juri dalam ajang ini menjelaskan perbedaan antara film dokumenter dan film fiksi serta perbedaan dokumenter dan berita.
"Dokumenter itu menjelaskan realitas yang sebenarnya, namun fiksi itu sudah ada campur tangan untuk agenda setting kejadian di dalam film. Nah, pada dokumenter point subjektifitas lebih kental,tergantung point of view yang dipilih, berbeda dengan berita yang setiap jurnalis harus objektif," ujar Jhon
Sebelumnya, acara ini juga di isi dengan pemutaran beberapa film dokumenter jebolan Eagle Awards, diantaranya Pesisir Pantai, Garam Tidak Asin Lagi, Gorila dari Gang Buntu, Provokator Perdamaian dan lainnya.
EADC selalu mengusung tema yang menginspirasi melalui ajang kompetisi film dokumenter. Tahun ini EADC mengusung tema cerita dibalik Orang Kreatif Indonesia, disingkat dengan Indonesia OK.
(cr2/tribun.medan.com)