Bertahun-tahun Lampu Lalu Lintas di Simpang KFC Marelan Rusak

"Sudah empat tahun aku jualan disini, satu pun belum ada petugas datang untuk memperbaiki lampunya," kata pedagang es tebu.

Tribun Medan/Satia
Pengendara mobil yang melintasi Jalan Veteran menuju jalan Pertempuran, tidak adanya lampu lalu lintas, serta tidak ada satu pun polisi mengatur di persimpangan KFC Marelan, Rabu (15/11/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Tiadanya lampu lalu lintas yang dipasang di perempatan atau persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas menyebabkan Simpangan KFC Marelan/Simpang Zipur yang menghubungkan Jalan Veteran dengan Jalan Pertempuran rawan kecelakaan.

Jalan ini terlihat seperti arena adu balapan, dimana para pengemudi sepeda motor mau pun mobil. Terlihat saling mendahului, dan tidak memikirkan kan keselamatan, di karenakan tidak aktifnya lampu merah, kuning dan, hijau yang mengatur pengendara untuk berhenti atau pun jalan. Ada pun lampu lalu lintasnya tetapi sudah tidak aktif.

Seorang pedagang es tebu enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, dulunya ini disebut Simpang Zipur karena ada asrama, ada pun lampu lalu lintasnya tapi sudah lama tidak berfungsi.

Baca: Lampu Lalu Lintas Jalan HM Joni Medan Sering Padam

"Dulu ini simpang Zipur disebut karena ada asrama. Disebut Simpang KFC, karena sudah gak ada lagi asrama ganti sama bagunan KFC itulah. Lihat aja tuh lampunya sudah miring ke samping dan sudah tak layak untuk digunakan," ucapnya.

Belum adanya tindakan petugas terkait yang turun untuk memperbaiki kerusakan yang ada pada persimpangan KFC Marelan tersebut.

Pedagang es tebu yang enggan menyebutkan identitasnya itu. Jugaa mengatakan, dari saya berjualan disini. Belum ada satu pun petugas yang datang untuk memperbaiki lampu tersebut. Dan juga berharap agar cepat segera di perbaiki, karena acap kali terjadi kecelakaan.

"Sudah empat tahun aku jualan disini, satu pun belum ada petugas datang untuk memperbaiki lampunya, ya semoga cepat lah petugas ataupun pemerintah perbaiki, kan ini juga jalan kota, sering dilalui orang pulang kerja dan truk kontainer sering lewat," ucapnya kembali.

Pengendara sepeda motor atau mobil, juga harus ekstra hati-hati saat melintasi persimpangan KFC yang menghubungkan Jalan Veteran Marelan dengan Jalan Pertempuran. Terlihat banyak sekali truk berukuran besar mau pun sedang melintasi jalan ini, dikarenakan dekat dengan pelabuhan, akses untuk megirim atau pun mengangkut barang.

Di sore harinya tidak terlihat satu pun dari aparat petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas di seputaran simpang ini, ada pun satu diantara warga yang perduli dengan keselamatan orang lain. Disela waktu turun kejalan tepat ditengah simpang untuk mengatur para pengemudi lain.

Jefri pengendara sepeda motor yang setiap harinya melewati persimpangan ini menuturkan, saat lewat persimpangan ini harus ekstra hati-hati. Jarang ada polisi yang jaga, ada pun warga saja.

"Aku pulang selalu lewat sini, kan rumah aku di tanah enam ratus Marelan. Harus ekstra hati-hati untuk lewat sini, jarang ada Polisi yang mengatur simpang ini, setiap sore hanya ada beberapa warga yang mau untuk mengaturnya," ucapnya kepada wartawan.

Jefri juga mengatakan pernah ngalami kecelakaan ringan saat melintasi simpang ini, dan juga berharap kepada pemerintah dan kepolisian, memperhatikan persimpangan ini agar lampu lalu lintas segera di perbaiki.

"Pernah aku bersenggolan dengan pengendara sepeda motor lain, sampai saya terjatuh hingga mengalami luka ringan di bagian kaki. Cepatlah pemerintah dan polisi segera memasang dan memperbaiki lampu lalu lintas ini, kan banyak nyawa yang lewat disini, terancam keselamatannya karena lampu lalu lintasnya tidak ada," ucapnya lagi.

Untuk itu Pemerintah dan Kepolisian terkait segera melakukan pengecekan dan tindakan di Simpang KFC Marelan, yang menghubungkan Jalan Veteran dengan Jalan Pertempuran. Yang selalu di lewati pengemudi kendaraan roda dua dan empat, hingga truk kontainer yang membahayakan pengemudi lainnya. (Satia/Tribun-Medan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved