Menikmati Makanan Khas Sumatera Utara di  Cafe Rumah Pohon Sei Belutu

Saya ingin mendongkrak masakan Sumatera Utara agar lebih dikenal orang. Kita jadi bangga karena sekarang enggak gampang mencarinya

Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution
Para pengunjung Cafe Rumah Pohon sedang menikmati sajian menu dari cafe yang berada di Jalan Jalan Sei Belutu No 1, Padang Bulan Selayang I, Kota Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Cafe Rumah Pohon Jalan Sei Belutu No 1, Padang Bulan Selayang I, Kota Medan kedepankan makanan kampung atau makanan rumahan yang diolah secara halal. Owner Cafe Rumah Pohon Elisa Pane mengungkapkan ia ingin perkenalkan makanan khas Sumatera Utara kepada anak muda.

"Saya ingin mendongkrak masakan Sumatera Utara agar lebih dikenal orang. Kita jadi bangga karena sekarang enggak gampang mencarinya," ungkapnya kepada Tribun, Rabu (12/12/2018).

Makanan kampung yang tersedia di Cafe Rumah Pohon berupa arsik ayam, rencah tempe dengan kecombrang, ayam andaliman, ayam atau ikan tuk tuk, daun ubi, sambal andaliman, mi gomak, kue cucur, pepes, soto, sate kerang, gulai daun singkong dan masih banyak lagi.

"Saya ingin bagaimana orang Medan melek mengenai kuliner lokal. Masih banyak yang ingin saya bawa. Hanya saya bingung mau belajar dari mana dan di mana karena sudah mulai hilang," tutur perempuan lulusan Tata Boga di Australia ini.

Perempuan yang sudah hobi memasak sejak kecil ini bercerita jika membangun sebuah cafe adalah mimpinya. Ia selalu menghayal mempunyai usaha sendiri. Namun, masih terbentur dengan berbagai alasan.

Perwira TNI Dikeroyok Tukang Parkir, Prajurit Sweeping Pelaku hingga Sambangi Kantor Polisi

Daftar Perwira Polisi dan Warga Sipil yang Terluka Akibat Pengerusakaan Mapolsek Ciracas

"Pada 2015 akhirnya saya dirikan kafe ini. Setelah sebelumnya saya punya usaha butik tenun. Setelah saya belajar bagaimana merintis usaha bagaimana, saya kembali ke impian lama dan memberanikan diri ditambah suami mendukung," ceritanya.

Pelindo I Datangkan Tiga Container Crane Baru, Dioperasikan di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal

Dua Pekan Jelang Natal Pedagang di Pusat Pasar Berastagi dan Kabanjahe Mengeluh Sepi Pembeli

Kakek Jet Tjie Jung Tawarkan Donat dan Uang untuk Petugas Disdukcapil yang Antarkan e-KTP Miliknya

Lokasi Cafe Rumah Pohon yang sekarang berdiri adalah bangunan milik orangtua perempuan yang akrab disapa Lisa ini. Dari banyak pertimbangan, ia memutuskan membuka cafe dengan konsep rumah pohon.

"Sekarang kan harus ada selling pointnya. Tempat yang instagramable dan harus ada spot foto. Awal buka pada nelepon saya ada enggak tempat fotonya. Mau makan, kok nanya foto sih, saya mikirnya begitu," ujarnya lalu tertawa.

Hermansyah Belum Pulang setelah Hampir Sepekan Melaut, Nelayan Temukan Perahunya dengan Mesin Hidup

Golkar Targetkan Kader Minimal jadi Unsur Pimpinan di DPRD Kabupaten/Kota, Ini Hasil Lengkap Rapimda

Namun, ia mengungkapkan postingan pengunjunglah yang membantu mempromosikan Cafe Rumah Pohon. Di arsiteki langusng oleh sang ayah, tempat makan ini tentunya nyaman, asri dan berkesan kekeluargaan.

"Target utama saya ketika membangun ini adalah wanita muslimah. Sekarang sudah banyak yang mengadakan pengajian, arisan. Ini kafe keluarga. Kita ciptakan suasana yang nyaman. Membawa neneknya atau atoknya bisa," lanjutnya.

Cafe Rumah Pohon di weekday buka pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB. Sedangkan weekend buka lebih pagi mulai pukul 07.00 WIB.

Wagub Ijek Minta PSMS Bangkit, Pastikan Pemerintah Bantu: Terdegradasi Bukan Akhir dari Perjuangan 

Soeharto AD Tak Pandang Remeh Kepri Jaya, Senang Bisa Mainkan Lobo dan Felipe Martins

Menyediakan lahan parkir luas, wifi, musala, ruangan AC dan non AC, smoking dan non smoking serta berkapasitas 200 orang, cafe dengan dua lantai ini bisa menjadi pilihan anda berakhir pekan seraya mencicipi masakan khas Sumatera Utara.

"Makan itu fashion, ada trendnya. Kita akan terus melakukan pembaharuan dari menu-menu agar orang mau balik ke sini dan tidak jenuh dengan yang itu-itu saja," pungkas Lisa.

KontraS Sumut Catat 116 Pelanggaran HAM di Tahun 2018, Polisi Terlibat dalam 59 Kasus

Punya Rambut Pirang Alena Disebut Rapunzel di Dunia Nyata, Tak Pernah Potong Rambut Selama 28 Tahun

Kedepannya, Lisa akan terus menggali masakan daerah seperti Karo dan Melayu agar tidak hilang. Cafe Rumah Pohon akan terus memperkenalkan dari generasi ke generasi jika masakan Sumatera Utara luar biasa.

(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved