Dilarang Dipetik saat Mendaki Gunung, Ini 12 Fakta Bunga Edelweis yang Harus Kamu Ketahui

Dilarang Dipetik saat Mendaki Gunung, Ini 12 Fakta Bunga Edelweis yang Harus Kamu Ketahui

Tayang:
edelweiss-angelflower.blogspot.co.id
Dilarang Dipetik saat Mendaki Gunung, Ini 12 Fakta Bunga Edelweis yang Harus Kamu Ketahui 

Dilarang Dipetik saat Mendaki Gunung, Ini 12 Fakta Bunga Edelweis yang Harus Kamu Ketahui

Meski banyak tumbuh di gunung, namun bunga edelweis dilarang untuk dipetik. Bukan tanpa alasan, bunga edelweis berperan penting dalam menjaga ekosistem lingkungan di sekitarnya.

TRIBUN-MEDAN.com - Bagi pendaki gunung, mungkin tidak asing lagi dengan bunga edelweis.

Bunga edelweis atau Anaphalis Javanica merupakan tumbuhan endemik yang banyak ditemukan di sejumlah gunung di Indonesia.

Meski banyak tumbuh di gunung, namun bunga edelweis dilarang untuk dipetik.

Bunga edelweis
Bunga edelweis (anggaranggana.wordpress.com)

Selain itu, masih ada beberapa hal tentang bunga edelweis yang harus diketahui.

Berikut beberapa fakta bunga edelweis di gunung yang dilarang untuk dipetik:

1. Ditemukan pertama kali oleh naturalis Jerman

Edelweis pertama kali ditemukan oleh naturalis asal Jerman bernama Georg Carl Reinwardt pada 1819.

Bunga ini ditemukan pertama kali di lereng Gunung Gede, Jawa Barat.

2. Disebut bunga abadi

Bunga edelweis disebut-sebut sebagai bunga abadi, karena bunga ini bisa tumbuh selama 10 tahun.

Hal ini karena edelweis memiliki hormon yang bisa mencegah kerontokan kelopak bunga.

3. Tumbuh di beberapa gunung di Indonesia

Bunga edelweis tumbuh di tanah dengan ketinggian lebih dari 2.000 mdpl.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved