TRIBUNWIKI
Restoran India, Ikon Kuliner Kota Tebingtinggi yang Legendaris
Restoran India ini merupakan kuliner khas India yang legendaris, dan sudah ada semenjak tahun 1940.
TRIBUN-MEDAN.com - Tebingtinggi merupakan kota yang banyak memiliki kuliner yang legendaris.
Baik itu dari kuliner Mie Rebus Soponyono, Mie Tek-tek, Lemang dan Putu Bambu, hari Senin (5/8/2019).
Namun, di antara kuliner-kuliner tersebut, ada kuliner yang tak pernah terlupakan dan menjadi ikon kuliner Tebingtinggi. Tempat kuliner tersebut bernama Restoran India, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi.
Restoran India ini merupakan kuliner khas India yang legendaris, dan sudah ada semenjak tahun 1940.
Menu yang paling diburu dari Restoran India ini, seperti Nasi Briani, Martabak Mesir, Martabak India dan Susu Kambingnya.
Keempat menu itu selalu diincar oleh para pengunjung Restoran India. Karena, bagi pengunjung rasa menu-menu tersebut sangat lezat dan memanjakan lidah.
Nasi Briyani di Restoran India sangat lezat rasanya, berbeda dengan Nasi Briyani di Kota Medan. Maklum saja, kabarnya Restoran India ini merupakan tempat belajar satu di antara restoran besar yang menjual kuliner khas India di Kota Medan.
Kelezatan itu terlihat dari sajian Nasi Briani Restoran India. Nasi Briayani yang disajikan di piring, di atas nasi ada potongan karih daging kambing serta ditaburin bawang goreng dan daun sup. Di sisi pinggir nasinya terdapat hiasan cabe hijau, acar bawang dan cabai rawit, kerupuk khas India, timun dan tomat, serta semangkuk kuah kari dengan kentang.
Nasi Briyani atau Briyani ialah hidangan berupa nasi (biasanya dari beras basmati) yang dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran, atau daging (ayam, kambing, ikan, udang atau sapi). Namun Nasi Briyani di Resto India terdapat tiga varian, yaitu Nasi Briyani dicampur dengan daging ayam, daging kambing dan telur bulat.
Nasi Briyani ini merupakan Makanan berasal dari Asia Selatan yaitu India dan Pakistan. Di Indonesia dan Malaysia, hidangan ini disebut dengan tambahan kata nasi seperti nasi biryani, nasi briyani, nasi briani, atau nasi beriani.
Nama hidangan ini "Biryani" berasal dari Bahasa Persia, berya yang berarti goreng atau panggang. Pada masa dahulu, beras digoreng di dalam Minyak samin sebelum direbus di dalam air bersama rempah-rempah hingga setengah matang.
Biryani dibuat dari beras yang sudah direbus di panci terpisah. Setelah beras setengah matang, beras dicampur dengan kaldu berbumbu, ditutup rapat di dalam panci, dan dimasak hingga matang sampai kaldu menyerap kedalam nasi.
Nasi Biryani berbeda dengan Pullao (pilaf) (nasi bumbu) dalam cara memasak. Kalau memasak Pullao, beras digoreng bersama rempah-rempah di dalam minyak samin, dan langsung dimasak hingga matang.
Pelancong dan pedagang dari Bangsa Persia memperkenalkan cara memasak biryani kepada orang India dan Pakistan. Hidangan ini tidak hanya populer di India dan Pakistan, melainkan juga di Irak, Iran, Afganistan, Bangladesh, dan kalangan penduduk muslim Sri Lanka serta Indonesia.
Nasi Briyani Restoran India dengan varian daging kambing yang muda dibandrol Rp 50 ribuan satu porsi. Namun kalau Nasi Briyani pakai telur dibandrol dengan harga Rp 25 ribuan. Sementara untuk Nasi Briyani daging ayam itu dibandrol dengan harga Rp 45 ribuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/restoran-india-di-jalan-ahmad-yani-kota-tebingtinggi.jpg)