News Video

Nasib Petani di Kabupaten Karo yang Gagal Panen karena Tanaman Tertutup Abu Vulkanik

TRIBUN-MEDAN.COM - Pasca-erupsi Gunung Sinabung, lahan milik warga Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, gagal panen.

"Sekarang kek gini lah, abu semua ini udah. Ini lagi memanen cabai, kami pilih mana yang bisa digunakan, mana yang tidak. Gagal panen lah ini," ucap petani bernama Jon Printis, Senin (10/8/2020).

Lanjut Jon Printis, selain ladangnya yang terkena semburan abu, rumah miliknya juga tertupi abu vulkanik.

"Tadi pagi gelap kali di sini, kayak malam. Adalah setengah jam gelap. Waduh parah lah kalau di rumah, sudah habis tertutup abu semuanya," sambungnya.

Informasi yang diperoleh, Gunung Sinabung memuntahkan abu vulkanik dengan tinggi kolom abu mencapai 5000 meter di atas puncak.

Akibat dari tingginya abu dan kencangnya hembusan angin membawa dampak ke tiga kecamatan yaitu Kecamatan Namanteran, Kecamatan Merdeka dan Kecamatan Berastagi.

Hingga saat ini di beberapa wilayah juga terpapar hujan pasir dan abu vulkanik.

Adapun beberapa yang terpapar ialah di Kecamatan Namanteran dan Berastagi.

Bahkan, di dua kecamatan ini kondisnya saat ini mengalami gelap karena tertutup abu vulkanik.

(cr23/tribun-medan.com)

Berita Populer