Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Legenda PSMS Tumsila Masuk Nominasi Pemain Favorit Se-Indonesia

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Juang Naibaho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Legenda PSMS, Tumsila.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Legenda PSMS Medan, Tumsila masuk dalam nominasi 'Polling Pemain Legenda Favorit' se-Indonesia' yang diselenggarakan oleh Sahabat Garuda Official.

Polling tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari kampanye Sahabat Garuda yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mengapresiasi legenda sepak bola Indonesia.

Manajemen PSMS turut merasa bangga nama Tumsila masuk dalam polling pemain legenda se Indonesia itu.

Sekretaris Umum (sekum) PSMS, Julius Raja juga mengaku senang ada nama pemain asal Medan yang masuk dalam polling dr Indonesia itu.

Tumsila yang juga Legenda PSMS dan Timnas Indonesia ini juga tercatat Pernah Bobol Gawang Stoke City saat memperkuat Indonesia pada medio 70an.

"Ya kita bangga lah. Artinya dari Medan ada perwakilan satu orang yang masuk nominasi untuk polling pemain legenda tim nasional favorit se Indonesia," ujarnya, Jumat (9/10/2020).

Julius Raja juga mengatakan memang nama-nama yang masuk dalam polling itu merupakan para pesepakbola hebat di eranya sehingga namanya terus melegenda sampai saat ini.

Dari empat nama lainnya juga merupakan para pesepakbola seangkatan dengan Tumsila juga.

"Memang yang masuk dalam polling pemain legenda itu angkatan dia (Tumsila) semua itu. Yudo Hadianto, Oyong Liza angkatan dia," kata pria yang akrab dipanggil king itu.

Sekadar informasi, dalam polling itu Tumsila yang dijuluki si Kepala Emas (golden head) dan pernah tenar di era 60-an bersaing dengan sejumlah legenda dan mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia lainnya.

Tumsila yang juga legenda hidup PSMS kelahiran 18 Agustus 1948 ini bersaing dengan nama-nama legend seperti Max Timisela (legenda Persib Bandung era 60an), Oyong Liza (legenda Persija 70an).

Kemudian ada nama Yudo Hadianto legenda Persija Jakarta era 60-70 an yang juga pernah memperkuat PSMS dan Pardedetex, serta nama Djunaidy Abdillah, pesepakbola nasional yang pernah jaya di era 60 dan 70 lan.

Tiga dari lima sosok pemain legenda yang ada di polling itu juga pernah memperkuat skuad PSMS ketika Juara di Kejurnas PSSI 1969,Sumut PON 1969 dan PSMS di AFC Champions Cup 1970. Ketiganya adalah Tumsila,Yudo Hadianto dan Max Timisela.

Adapun polling yang dilakukan secara online (daring) tersebut berakhir pada hari ini, Jumat (9/10/2020) sore.

Dalam polling itu, peserta dipersilakan untuk memilih pemain legenda favoritnya. Selanjutnya, pemain legenda terpilih akan dijadikan ikon untuk rangkaian kegiatan Sahabat Garuda ke depannya, antara lain kompetisi desain, pembuatan merchandise, dan charity.

Bagi nanti voters yang beruntung juga bisa memenangkan merchandise keren dari Official Garuda Store untuk 5 peserta beruntung.

Pengumuman hasil polling dan pemenang akan diumumkan dalam waktu dekat melalui akun Instagram PSSI.

(Can/Tribun-medan.com)

Berita Terkini