Update Covid19 Sumut 3 Maret 2021

Wali Kota Bobby Nasution Sebut Belajar Tatap Muka di Medan Dilakukan Usai Guru Divaksinasi

Bobby Nasution saat ditemui usai Rapat Paripurna dengan Agenda Pidato Perdana Wali Kota Medan, Jumat (26/2/2021). Dalam pidato perdana itu Bobby menyampaikan beberapa hal yang akan ia kerjakan selama menjabat Wali Kota Medan termasuk perbaikan jalan rusak.

TRIBUN-MEDAN.com - Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution mengatakan pembelajaran tatap muka merupakan satu dari beberapa target yang ingin dicapainya selama menjabat.

Bobby mengatakan, sebelum memutuskan untuk memulai pembelajaran tatap muka, pihaknya akan terlebih dahulu fokus kepada proses vaksinasi tenaga pendidik atau guru.

"Belajar tatap muka, ini juga salah satu menjadi target kita, mudah-mudahan bisa kita realisasikan. Tapi sementara itu kita harus fokus ke vaksin dulu," ujar Bobby saat ditemui usai rapat koordinasi bersama jajaran Pemko Medan di Hotel Santika Medan, Rabu (3/3/2021). 

Berdasarkan instruksi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, terang Bobby, pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan. Namun ia mengatakan pihaknya akan tetap melakukan kajian mengenai kondisi Covid-19 dan kesiapan tenaga pendidik.

"Karena dari Pak Gubernur kemarin sudah menginstruksikan untuk belum bisa dulu dimulai sekolah tatap muka," katanya.

Dikatakannya, untuk dapat memutuskan kapan Kota Medan akan memulai pembelajaran tatap muka, akan dilakukan beberapa tahapan termasuk memperhitungkan persentase guru yang sudah menerima vaksin.

"Kalau kita seperti yang kemarin kita perhitungkan itu kita harus melewati tahapan-tahapannya. Seperti nanti kalau guru sudah divaksin misalnya 40 persen bisa dimulai sekolah tatap muka, tapi tidak untuk semuanya. Muridnya bisa masuk hanya 20 sampai 25 persen. Itulah tahapan-tahapannya. Tapi yang terpenting kita fokus ke vaksinasi dulu," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan berapa jumlah guru yang akan menerima vaksin tahap kedua.

"Saat ini kita masih melakukan pendataan guru yang akan divaksin. Nanti datanya kita serahkan ke Dinkes yang akan melakukan vaksinasi," ujar Adlan.

Dikatakannya, untuk pembelajaran tatap muka pihaknya sudah melakukan pembahasan dari waktu ke waktu.

Berdasarkan arahan Menteri Pendidikan yang memprediksi pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimulai pada Juli 2021.

"Sesuai instruksi dari Pak Menteri kan jika vaksinasi selesai pada Juni 2021, maka pembelajaran tatap muka akan dimulai Juli 2021. Artinya vaksinasi harus selesai dulu," tuturnya.

Adlan juga mengatakan, di samping menunggu proses pendataan untuk guru yang akan divaksin, pihaknya juga akan memaksimalkan proses pembelajaran daring.

"Kita sama-sama berharap pandemi Covid-19 ini berakhir dan juga proses vaksinasi bisa cepat selesai sehingga pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan," ungkapnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Berita Populer