Kasat Reskrim Sebarkan Info Hoaks, Ayah yang Dibacok Anak Disebut Meninggal Ternyata Masih Hidup

Abdullah Chaniago, ayah yang dibacok anaknya saat dirawat, Senin (19/4/2021) sore.

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM-Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol M Firdaus menyampaikan informasi palsu atau hoaks terkait kematian Abdullah Chaniago, lelaki yang dibacok anaknya bernama Amran.

Pada Senin (19/4/2021) sore kemarin, Firdaus sempat menyebut Abdullah Chaniago sudah berpulang menghadap Yang Maha Kuasa.

Tapi belakangan, informasi yang disampaikan Firdaus salah besar. 

"Saya lihat di Facebook soal kabar ayah saya sudah meninggal. Itu sama sekali tidak benar," kata Adir, anak korban, Rabu (20/4/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Sadis, Seorang Anak Tega Tebas Kepala Ayahnya Hingga Menganga Karena Masalah Sepele

Adir mengatakan, ayahnya saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan, ayahnya mendapat 16 jahitan di kepala.

"Kondisi beliau sudah lumayan, namun belum stabil," kata Adir.

Dia pun sempat kesal soal adanya pihak yang mengatakan bahwa ayahnya meninggal dunia.

Baca juga: Pelaku Pembacokan Ayah Kandung Ternyata Pernah Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Menurutnya, informasi yang disampaikan itu sangat melukai hati keluarga. 

Diketahui, kasus pembacokan terhadap Abdullah Chaniago bermula saat korban mengusir kucing milik Amran, anaknya.

Namun Amran marah dan mengamuk.

Amran kemudian membacok korban hingga kritis.

Sayangnya, setelah kejadian polisi justru menyampaikan informasi palsu atau hoaks.

Polisi sempat menyebut Abdullah Chaniago meninggal dunia, padahal masih dirawat di rumah sakit.(cr23/tribun-medan.com)

Berita Populer