LAGI, Samosir Diguncang Gempa Beruntun, Selama 3 Jam Terjadi 4 Kali Guncangan, Ini Keterangan BMKG
Kabupaten Samosir kembali diguncang gempa beruntun. Kali ini, Rabu (21/4/2021), dalam kurun waktu tiga jam, tercatat 4 kali gempa.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Kabupaten Samosir kembali diguncang gempa beruntun. Kali ini, Rabu (21/4/2021), dalam kurun waktu tiga jam, tercatat 4 kali gempa bumi terjadi di kawasan Samosir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menuturkan bahwa empat kali gempa di kawasan Samosir terjadi sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.
Menurut analisis BMKG, keempat gempa bumi yang terjadi tersebut memiliki sesar yang sama.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan jenis sesarnya.
“Jika dilihat dari sebaran episenternya, keempa gempa itu masih bersumber dari sesar yang sama, tapi jenis sesarnya belum dapat diidentifikasi. Perlu kajian untuk itu,” ungkap Endah Puspita Sari selalu staf Ina-TEWS BBMKG Wilayah I Medan saat dikonfirmasi Tribunmedan.id pada Rabu (21/4/2021).
Baca juga: PENJELASAN Ahli Geologi Terkait Fenomena Gempa Beruntun di Samosir, Ada Jalur Patahan dan Siklus
Baca juga: Viral Mengaku Nabi ke-26 Joseph Paul Zhang Tantang Siapa yang Berani Melaporkan Dirinya ke Polisi
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa gempa bumi disebabkan oleh adanya intrusi fluida.
“Keterangannya masih sama kayak dulu. Analisis awal gempa bumi terjadi karena intrusi fluida. Hal ini masih normal terjadi. Jadi terjadi beberapa gempa bumi dengan magnitude kecil-kecil,” sambungnya.
Adapun keempat gempa bumi yang terjadi di kawasan Samosir adalah sebagai berikut:
Pertama, gempabumi dengan magnitudo 2.5 SR, yang terjadip pada Rabu (21/4/2021) pukul 12:13:40 WIB dengan lokasi 2.63 LU, 98.69 BT atau sejauh 1 kilometer Barat Laut Samosir pada kedalaman 5 kilometer.
Kedua, gempabumi dengan magnitudo 2.3 SR pada Rabu (21/4/21) pukul 15:07:21 WIB dengan lokasi 2.56 LU, 98.80 BT atau sejauh 12 kilometer Tenggara Samosir pada kedalaman 4 kilometer.
Ketiga, gempabumi dengan magnitudo 1.9 SR, pada Rabu (21/4/202)1) pukul 15:06:09 WIB dengan lokasi 2.58 LU, 98.61 BT atau sejauh 10 kilometer Barat Daya Samosir pada kedalaman 4 kilometer.
Keempat, gempabumi dengan magnitudo 1.9 SR, pada Rabu (21/4/2021) pukul 15:27:53 WIB dengan lokasi 2.58 LU, 98.61 BT atau sejauh 12 kilometer Tenggara Samosir pada kedalaman 5 kilometer.
“Gempa bumi dangkal yang berasosiasi dengan sesar lokal yang disebabkan intrusi fluida ke zona seismogenik aktifitas sesar lokal,” sambungnya.
Dengan melihat kondisi gempa bumi tersebut, pihak BMKG juga menyampaikan agar masyarakat tetap tenang karena gempabumi tersebut tidak berdampak merusak bangunan.
“Untuk kasus gempa Samosir, dari kekuatannya kecil. Pada umumnya, tidak berdampak merusak ke bangunan maupun ke masyarakat, namun ini merupakan salah satu tanda kalau aktivitas sesar lokal di sana menunjukkan peningkatan (aktif). Untuk itu diharapkan masyarakan tidak perlu panik, tetap waspada, pantau terus info bmkg,” sambungnya.
“Untuk detailnya diperlukan penelitian lebih lanjut,” pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gempa-bumi-di-sekitar-danau-toba.jpg)