Cerita Seleb

Sosok Kurt Cobain Vokalis Band Grunge Nirvana, Rumah Tahun 1923 Masa Kecil akan Dibuat Begini

Ada hal terbaru dari mendiang Kurt Cobain, penyanyi yang lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Kurt Cobain Live 

TRIBUN-MEDAN.com - Masih ingat dengan vokalis band rock Nirvana, Kurt Cobain asal Amerika Serikat?

Ada hal terbaru dari mendiang Kurt Cobain, penyanyi yang lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat, 20 Februari 1967 itu.

Rumah masa kecil Kurt Cobain di Aberdeen, Washington telah secara resmi diakui sebagai bangunan bersejarah.

Baca juga: Yuni Shara Curhat Ekonominya Lumpuh Gegara Covid-19, Diam-diam Punya Bisnis Tak Disangka

Dan pihak cagar budaya Amerika Serikat rencananya tetap akan mempertahankan bentuk aslinya.

Kurt Cobain meninggal dalam usia 27 tahun pada 5 April 1994 di Seattle, Washington, Amerika Serikat.

Kurt Cobain sempat menikah dengan wanita bernama Courtney Love (1992–1994) dan dikarunia anak bernama Frances Bean Cobain.

Baca juga: Sosok Barry Prima Aktor Laga Legendaris Bintangi 70 Film, Karier Melejit Karena Tak Disangka

Vokalis legendaris Nirvana diketahui tinggal di rumah tersebut yang dibangun pada tahun 1923.

Menurut catatan publik Washington, dia tinggal dari tahun 1968 hingga 1984, tepat sepuluh tahun sebelum kematiannya pada usia 27 tahun di tahun 1994.

Menurut laporan Rolling Stone pada Jumat (30/7/2021), rumah itu secara resmi telah disetujui oleh Departemen Arkeologi dan Pelestarian Bersejarah Washington untuk memasukkannya ke dalam daftar warisan negara bagian.

Baca juga: Gadis Indo Jadi Idol Kpop di Korsel, Dita Karang Tetiba Pulang ke Tanah Air, Ini Profilnya

Dengan keterangan yang mengakui "situs dan properti penting secara historis yang ditemukan di seluruh negara bagian".

Lee Bacon, salah satu pemilik rumah saat ini, mengatakan kepada Rolling Stone bahwa dia berencana untuk menawarkan tur pribadi ke rumah tersebut mulai musim semi mendatang.

Bacon juga berencana untuk meluncurkan "Tribute Lounge and Gallery Cafe" di pusat kota Aberdeen.

Bangunan ini berfungsi sebagai museum yang bertujuan untuk merayakan warisan Cobain melalui memorabilia, foto dan barang-barang menarik lainnya bagi para penggemar.

Berbicara kepada Rolling Stone, Direktur Eksekutif Departemen Arkeologi dan Pelestarian Sejarah, Allyson Brooks mengatakan,

“Secara umum kami ingin memastikan bahwa kami mengakui sesuatu yang penting terjadi di rumah masa kanak-kanaknya," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved