News Video

Komnas HAM akan Dalami Senjata yang Digunakan Bharada E dan Panggil Irjen Ferdy Sambo Serta Istri

Dikabarkan pada informasi yang beredar disebutkan bahwa Bharada E menggunakan senjata jenis Glock.

TRIBUN-MEDAN.COM - Komnas HAM akan melakukan uji balistik terkait dengan investigasi kasus kematian Brigadir J.

Tujuan dari uji balistik ini disebut untuk mendalami secara pasti terkait senjata yang digunakan Bharada E saat menembak Brigadir J.

Dikabarkan pada informasi yang beredar disebutkan bahwa Bharada E menggunakan senjata jenis Glock.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/7) Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menerangkan, selain uji balistik, juga akan dilakukan pengecekan DNA.

Senjata tersebut biasanya digunakan untuk polisi setingkat perwira.

"Ini bagaimana soal balistiknya? Kan banyak pertanyaan ke kami, misalnya soal penggunaan senjata Glock dan sebagainya ya, yang ada dalam peristiwa itu," ujar Anam.

Tak hanya soal uji balistik, Komnas HAM juga berencana memanggil Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawati sebelum mengecek lokasi penembakan.

Selain itu, Komnas HAM akan melakukan pemeriksaan lanjutan ajudan Irjen Ferdy Sambo yang belum memenuhi panggilan.

Sebelumnya, baru ada enam dari tujuh ajudan Ferdy Sambo yang memenuhi panggilan Komnas HAM.

Agenda pemeriksaan ini baru dilakukan setelah proses pemeriksaan digital forensik selesai.

Hal yang jadi persoalan, Bareskrim Polri hingga kini belum menyerahkan sejumlah perangkat digital pada Komnas HAM.

Seperti CCTV rumah Ferdy Sambo yang disebut rusak hingga ponsel perwira tinggi itu dan Brigadir J.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usut Senjata dalam Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Pastikan Ada Uji Balistik",

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved