Desa Gongsol Diserang Preman
Desa Gongsol Diserang Preman, Masyarakat Minta Kapolres Karo Dicopot
Warga Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo mendesak agar preman yang menyerang desanya ditangkap
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Desa Gongsol yang ada di Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo sempat diserang preman.
Setelah diserang preman, sejumlah warga Desa Gongsol mengalami luka-luka.
Pascakejadian, polisi memeriksa sejumlah warga Desa Gongsol.
Namun, masyarakat Desa Gongsol merasa heran.
Baca juga: Pelaku Penikaman Kepala Dusun II Desa Gongsol, Diringkus Reskrim PolresKaro
Sebab, yang harusnya diperiksa dan diamankan adalah preman yang menyerang desa mereka, bukan masyarakat setempat.
Karena pelaku penyerangan belum ditangkap, warga Desa Gongsol lantas menggeruduk Polres Karo.
Dalam aksinya, warga Desa Gongsol membawa spanduk bertuliskan desakan untuk mencopot Kapolres Karo.
Menurut keterangan Tomas Surbakti, satu diantara warga yang melakukan aksi, desa mereka diserang preman pada 11 Agustus 2022 kemarin.
Baca juga: Kapolres Karo Bersama Forkopimda Karo Mengecek Lokasi Turap yang Robohkan Rumah di Desa Gongsol
Tomas tidak mengerti, kenapa desanya diserang preman.
Mirisnya, sampai sekarang pelaku penyerangan justru tidak ditangkap polisi.
Malah warga yang diperiksa.
"Kami ke sini mau minta keadilan, karena kami sudah jadi korban penyerangan," kata Tomas, Rabu (31/8/2022).
Tomas mengatakan, saat ini ada tiga orang warga yang diperiksa polisi setelah kejadian.
Mereka pun meminta ketiga warga itu segera dipulangkan.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi di Tanah Karo, Dua Rumah di Desa Gongsol Rusak Diterjang Longsor
Dalam aksi kali ini, masyarakat diterima oleh sejumlah perwira, seperti Kasat Kasat Reskrim AKP JM Napitupulu, Kasat Narkoba, AKP Hendry D Tobing, dan Kanit Pidum Sat Reskrim Ipda Ammar Prajamanggala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-Desa-Gongsol-diserang-minta-copot-Kapolres-Karo.jpg)