Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

News Video

Satu Pelajar Terlibat Tawuran di Medan Jadi Tersangka, 25 Lainnya Dipulangkan ke Orangtua

Penulis: Fredy Santoso
Editor: Fariz
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 26 pelajar terlibat tawuran di sekitar Jalan AH Nasution Medan ditangkap Polsek Delitua.

Mereka ditangkap di dua lokasi, di Jalan STM dan di depan sekolah Primbana Jalan Ah Nasution pada Jumat 25 November kemarin.

Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma mengatakan, para pelajar ini ditangkap bersama sejumlah barang bukti dan senjata tajam.

Selain itu, belasan sepeda motor juga diamankan.

Awalnya, sekira pukul 10.00 WIB pihaknya mendapat informasi ada beberapa pelajar sedang berkelahi di Jalan STM.

Saat polisi datang puluhan pelajar itu melarikan diri sehingga hanya tiga pelajar yang diamankan.

Kemudian polisi memeriksa handphone pelajar yang diamankan ini ternyata ada pesan masuk kalau mereka sudah berencana tawuran kembali.

"Dilihat dari hp pelajar tadi ada janjian (tawuran) mereka," kata Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma, Sabtu (26/11/2022) sore.

Polisi menerangkan, dari puluhan pelajar yang diamankan satu yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam jenis parang panjang.

Nantinya proses hukum terhadap pelajar yang membawa sajam tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Akan kita proses terhadap pelajar yang membawa senjata tajam," tegasnya.

Polisi merinci, dari 26 pelajar yang diamankan itu berasal dari berbagai sekolah yakni delapan dari Al Washliyah IV, empat dari SMK Multi Karya, dua dari SMK Al Washliyah 24, tiga dari SMKN 2, dua dari SMK Tri Karya, dua dari SMK Muhammadiyah dan 2dua dari SMK Istiqlal.

Kemudian, SMK YPK, Dwi Warna dan SMKN 3, masing-masing satu orang.

Saat ini 25 pelajar terlibat tawuran ini sudah dipulangkan ke orang tuanya masing-masing.

Halaman
12

Berita Terkini