Sumut Terkini
Longsor di Desa Jangga Toruan, Bangunan Sanggar Seni Desa Rusak Parah
Kapolsek Lumban Julu AKP R Sitohang mengutarakan, pihaknya langsung datangi TKP usai mendapat informasi
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE- Bencana alam terjadi di Desa Jangga Toruan, Kecamatan Lumban pada Sabtu (14/12/2024).
Kejadian pagi hari ini menimpa sebuah bangunan sanggar seni.
Kapolsek Lumban Julu AKP R Sitohang mengatakan, pihaknya langsung datangi TKP usai mendapat informasi soal adanya bencana alam di lokasi tersebut.
"Bencana alam berupa tanah longsor yang terjadi di Dusun I, Desa Jangga Toruan mengakibatkan 1 unit bangunan sanggar seni rusak berat," ujar AKP R Sitohang, Minggu (15/12/2024).
Akibat material longsoran, jalan menuju ke Desa Sibaruang untuk sementara terputus dan jalan diahlikan.
"Jalan dialihkan dari jalan Desa Jangga Dolok untuk kegiatan dan aktivitas masyarakat," tuturnya.
Pihaknya masih menunggu alat berat untuk membersihkan material longsoran.
"Untuk membuka akses jalan dan pembersihan tanah, kita masih menunggu alat berat berupa eskavator dari Pemkab Toba," tuturnya.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban nyawa. Kerugian material diperkirakan Rp 170 juta.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kerugian material yakni 1 unit bangunan Sanggar Seni Desa Jangga yang diperkirakan kerugiannya capai angka Rp 170 juta," sambungnya. .
"Kami mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada di musim penghujan saat ini. Karena kita tidak bisa pungkiri bencana kapan saja bisa terjadi,” pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pelaku Pencurian Ternak di Kecamatan Pintu Pohan Meranti Diringkus, 3 Tersangka Ditahan |
|
|---|
| Kelompok Tani Gugat Bupati Simalungun ke PTUN Medan soal Penetapan Penerima Kebun Plasma |
|
|---|
| Bank Pelat Merah Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan |
|
|---|
| Penyesuaian Harga LPG Non-Subsidi di Sumut, Bright Gas 5,5 Kg Kini Rp111 Ribu |
|
|---|
| Harga Bright Gas Naik, Pertamina Sumbagut Pastikan Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bencana-alam-berupa-tanah-longsor-yerjadi-di-Desa-Jangga-Toruan.jpg)