Banjir dan Longsor di Sumut

17 Desa di Asahan Terdampak Banjir dan Longsor, Berikut Daftarnya

Sebanyak 17 desa yang terbagi di lima Kecamatan di Kabupaten Asahan terdampak banjir dari intensitas curah hujan tinggi.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/HUMAS POLRES ASAHAN
LONGSOR ASAHAN - Situasi Jalan Lintas Sumatera, Desa Marjanji Aceh, Aek Songsongan, Kabupaten Asahan mengalami longsor, Kamis (27/11/2025) sore. Kini sudah dapat dilalui setelah dilakukan pembersihan oleh petugas. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Sebanyak 17 desa yang terbagi di lima Kecamatan di Kabupaten Asahan terdampak banjir dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

Tak hanya banjir, satu desa juga mengalami longsor hingga menutup akses Jalan Lintas Sumatera, Asahan - Porsea.

17 desa tersebut adalah, Perkebunan Sei Dadap, Rawang Lama, Rawang Pasar IV, Pondok Bungur, Rawang Panca Arga, Binjai Serbangan, Gambir Baru, Kisaran Naga, Selawan, Mutiara, Teladan.

Sidodadi, Mekar Baru, Kisaran Baru, Serdang Sari, Sidomukti, Bunut Barat. Sedangkan satu desa terdampak longsor ada di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan.

Kabid kedaruratan BPBD Asahan, Zulfahri Harahap mengaku saat ini timnya masih melakukan pengumpulan data dari setiap desa yang terdampak banjir.

"Masih di kumpulkan data dari desa maupun kecamatan," kata Kabid Kedaruratan BPBD Asahan, Zulfahri Harahap, Jumat (28/11/2025).

Katanya, rata-rata banjir yang menggenangi 17 desa tersebut ada diketinggian 10 hingga 50 sentimeter.

"Paling tinggi 50 cm. Tapi data ini bisa saja berubah, karena hujan masih terus turun," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat yang tinggal ditempat rawan banjir dapat siaga dan waspada apabila ada banjir susulan datang dari arah hulu ke hilir.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved