Asahan Terkini
Ratusan Nelayan Kerang Unjuk Rasa dan Bakar Ban di Halaman Kantor DPRD Asahan
Ratusan nelayan keramba kerang di Silo Laut melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Asahan.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Ratusan nelayan keramba kerang di Silo Laut melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Asahan.
Setelah melakukan aksi unjukrasa di Kantor Bupati Asahan, ratusan nelayan tersebut juga mendatangi kantor DPRD Kabupaten Asahan untuk mempertanyakan statement DPRD Asahan akan melakukan RDP.
Namun, saat hendak mempertanyakan hal tersebut, ternyata tak satupun dari 45 anggota DPRD Asahan yang hadir ke kantor.
Hal ini memicu amarah masyarakat sehingga melakukan aksi bakar ban di halaman kantor DPRD Kabupaten Asahan.
Tak hanya anggota DPRD Asahan, Sekretaris Dewan Kabupaten Asahan juga tak tampak untuk menjumpai massa aksi.
"Inilah dewan perampok rakyat. Bukan perwakilan rakyat. Kami ini adalah masyarakat Asahan, yang kemarin kamu bilang mau RDP itu warga mana, bukan wargamu," kata S Marpaung, Kamis (4/6/2026).
Akibat kemarahan tersebut, masyarakat membawa dua buah ban bekas dan langsung menyalakan api.
"Ini adalah kemarahan kami. Setahu saya, undang-undang itu tidak boleh Anggota DPRD itu meninggalkan kantor dalam kosong, harus ada minimal satu orang yang tinggal," katanya.
Katanya, DPRD Asahan saat ini dinilai tidak berkompeten dan harus di revisi. Sebab, tidak ada lagi tugas pokok DPRD yang seharusnya mewakili rakyatnya.
"Mereka tak ada lagi mewakili kami. Mereka sekarang bepergian untuk melakukan perjalanan dinas atau apa itu saya juga gatau mereka disana mau ngapai apa yang dibawanya dan diimplementasikan untuk kampung kita ini," ujarnya.
Ia berharap, DPRD Asahan dapat berperilaku adil dan memberikan keputusan yang tidak merugikan para petani kerang darah tersebut.
"Karena kami membuat kerambah ini juga menggunakan dana pribadi kami. Kami ada yang jual sepeda motor, untuk membuat kerambah tersebut," katanya.
(cr2/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Masyarakat Tanjungbalai Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Gas LPG 3 Kg |
|
|---|
| Bandar Narkoba di Asahan Ditangkap, Kerap Lakukan Transaksi Ganja di Kos-kosan |
|
|---|
| 7 Warga Air Batu Asahan Ditangkap saat Asyik Pesta Narkoba |
|
|---|
| Jemput Narkoba di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Kurir 30 Kg Sabu-sabu di Asahan Ditangkap |
|
|---|
| Pabrik Tahu di Kisaran Terbakar Hebat saat Malam Takbiran, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-orator-menyampaikan-aspirasinya-di-halaman-kantor-DPRD-Kabupaten-Asahan.jpg)