Laga Perdana Hadapi Persekat Tegal, PSMS Tergabung di Wilayah Barat

Tim PSMS Medan akan mengarungi kompetisi Championship atau Liga 2 Indonesia musim 2025/2026.

TRIBUN MEDAN/APRIANTO
WILAYAH BARAT - Tim PSMS Medan latihan rutin di Lapangan Spobda Sumut, beberapa waktu lalu. Tim PSMS Medan akan mengarungi kompetisi Championship atau Liga 2 Indonesia dan akan berada di Grup Wilayah Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim PSMS Medan akan mengarungi kompetisi Championship atau Liga 2 Indonesia musim 2025/2026.  Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia kali ini sedikit berbeda dari musim lalu. Di mana, hanya ada 20 tim yang akan mengikuti kompetisi ini. Selain itu, pembagian grup kompetisi hanya dibagi 2 yakni wilayah Barat dan Wilayah Timur. 

Pada pembagian grup ini, PSMS Medan akan berada di Grup Wilayah Barat bersama Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Sumsel United, FC Bekasi City, Garudayaksa, Persikad, Adhyaksa Banten FC dan Persekat Tegal. 

Pada kompetisi musim ini, I-League juga memutuskan untuk Liga 2 Indonesia akan menggunakan sistem tripel round-robin, di mana setiap tim akan bertemu dengan lawan yang sama sebanyak tiga kali. Dengan format ini, setiap tim akan memainkan total 27 pertandingan selama musim reguler.

Selain itu, pada musim ini aturan promosi dan degradasi juga mengalami perubahan. Peringkat 1 dari masing-masing wilayah akan langsung promosi ke Liga 1 dan bertemu di final Liga 2.

Peringkat 2 dari masing-masing wilayah akan bertarung di play-off untuk memperebutkan satu tiket promosi tersisa.

Peringkat 10 dari masing-masing wilayah otomatis terdegradasi ke Liga 3, sedangkan peringkat 9 akan bertanding dalam playoff degradasi untuk menentukan nasib mereka.

Liga 2 juga akan semakin profesional dengan kehadiran VAR (Video Assistant Referee) yang akan diterapkan penuh mulai musim 2025/2026. Selain penggunaan VAR, PSSI juga menghadirkan wasit asing di partai final guna memastikan pertandingan berjalan lebih netral dan berkualitas.

Pada musim ini, PSMS Medan akan direncanakan akan bermarkas di Stadion Utama Sumatra Utara.  Di pertandingan perdana nanti, tim berjuluk Ayam Kinantan itu akan menjamu Persekat Tegal pada Jumat (12/9) di Stadion Utama Sumatra Utara. 

Selanjutnya, PSMS Medan akan bertandang ke markas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution pada Sabtu (20/9).  Di laga ke-3, PSMS Medan akan menjamu Sumsel United di Stadion Utama Sumatra Utara pada Minggu 28 September. 

Masih bermain di kandang sendiri, pada laga ke-4 PSMS Medan akan menjamu Sriwijaya FC pada 4 Oktober.  Setelah itu, PSMS Medan juga masih bermain dihadapan publik pendukungnya ketika menjamu Persikad pada 11 Oktober. 

Setelah 3 kali bermain di kandang, selanjutnya PSMS Medan akan melakukan pertandingan tandang melawan Adhyaksa FC Banten di Banten Internasional Stadium pada Sabtu (18/10). 

Baca juga: Marlando Sihombing Lolos Seleknas Pelatnas SEA Games Thailand

Belum Dikeluarkan
SAAT ini, jadwal robin ke-3 belum resmi dikeluarkan. Rencananya jadwal itu akan resmi di rilis setelah robin ke-2 selesai, dengan mempertimbangkan hasil klasemen dan kebijakan masing-masing kota saat bulan Ramadhan. 

Setelah resminya jadwal Liga 2 musim ini, Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi belum mau menanggapinya lebih banyak. Kas Hartadi mengaku masih ingin fokus dengan persiapan timnya, dan program TC yang sedang mereka lakukan di Solo saat ini. 

"Ya, mungkin kita pikir untuk kompetisi masih di tanggal 12. Jadi kita konsentrasi dulu di uji coba kita ini dulu," ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan. 

Ia mengatakan, baru bisa berkomentar terkait jadwal Liga 2, setelah program TC dan Uji Coba PSMS Medan selesai. "Nanti kita lihat bagaimana di uji coba kita ini dulu," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved