Deli Serdang Terkini
Modus Baru Begal di Deli Serdang, Kakek 70 Tahun Ditipu Bantuan Sembako dan Motor Dirampas
Seorang kakek bernama Suharto (70) warga Desa Dalu X B Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang kehilangan sepeda motornya.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Seorang kakek bernama Suharto (70) warga Desa Dalu X B Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang kehilangan sepeda motornya setelah jadi korban begal dengan modus baru.
Peristiwa itu terjadi, Senin (16/2/2026) saat dirinya lagi santai duduk di dekat penjual es tebu samping Puskesmas Dalu.
Tidak lama kemudian ada seorang pria tidak dikenal sedang menaiki sepeda motor dan menawari sembako dan uang padanya. Disebut ada seorang Kades yang mau memberikan bantuan buat warga.
"Sekitar jam 10 atau 11 gitu didatangin orang tidak dikenal. Nawarin beras, minyak sama uang 100 ribu tapi barangnya nggak ada. Sudah dibilang sama teman bapak sebenarnya jangan mau tapi rupanya bapak tergiur. Disuruh ikut dulu ambil barangnya, dibilang dekat aja ngambilnya tapi nggak sampai-sampai," ujar Henri Batubara menantu Suharto, Jumat (20/2/2026).
Dari cerita yang didapatkan Henri dari bapak mertuanya itu, pelaku awalnya hanya satu orang saja. Namun setelah berada di kawasan Tanjung Morawa kota ada seorang lagi rekannya.
Saat itu posisinya sepeda motor pelaku pertama diberikan kepada rekannya itu.
"Pelaku ini kemudian dibonceng sama bapak. Sempat dibilang ntar lagi sampai, ntar lagi sampai. Terakhir sampai daerah Deli Tua rupanya bapak dibawa. Di tengah jalan kata bapak dia sempat nggak mau lagi karena jauh kali nggak sampai-sampai dan itulah pelaku ini minta gantian untuk bawa motornya,"kata Henri.
Saat turun dari motor untuk saling bertukar posisi itulah, lanjut Henri korban didorong oleh pelaku sampai jatuh ke parit dan terluka.
Di tempat sunyi pelaku langsung melarikan motor dan meninggalkan korban. Setelah itu baru kemudian korban meminta pertolongan kepada warga sekitar.
"Bapak sempat kecampak karena digas dia langsung. Masuk-masuk gang bapak dibawa. Dari jam 12.00 kami cariin bapak dan jam 14.00 barulah kami dapat kabar dari warga yang nolong kalau bapak di sudah di Deli Tua. Setelah itu baru kami jemput ke sana," sebut Henri.
Henri bilang karena bapaknya sudah tua dan pikun selama ini di dompet korban sudah mereka siapkan nomor HP dirinya dan istri di dompet.
Dari situ kemudian korban menunjukkan tulisan catatan nomor handphone kepada warga untuk kemudian bisa menghubungi mereka.
Beberapa menit setelah Kakek Suharto kehilangan motornya, warga di sekitar lokasi kejadian sempat merekam kesaksian Suharto bagaimana detik-detik ia dibegal dan ditipu.
Dari pengakuannya saat itu pelaku sempat pura-pura akrab dan menyebut kalau rumahnya berada di desa sebelah yakni di Pasar 7 Desa Wonosari. Sebelum motornya dilarikan baju pelaku juga disebut sempat ditarik oleh Kakek Suharto.
Namun karena tidak ada bantuan orang lain kakek Suharto pun tidak bisa berbuat banyak.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sabu 50 Kg Berkedok Karung Durian, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Bongkar Jaringan Internasional |
|
|---|
| Anak 3 Tahun yang Diculik di Deli Serdang Sudah Pulang, Keluarga Serahkan Proses Hukum ke Polisi |
|
|---|
| Bocah 3 Tahun di Deli Serdang Diduga Jadi Korban Penculikan, Kasus Sudah Dilapor ke Polsek |
|
|---|
| Pansus DPRD Deli Serdang Temukan Fakta Kebocoran PAD Terbesar Berasal dari Citraland |
|
|---|
| Ratusan Warga Penungkiren Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Minta Kades Diturunkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kakek-Suharto-menceritakan-bagaimana-dirinya-kehilangan-motor-beberapa_1.jpg)