Deli Serdang Terkini

CFD setiap Rabu Masih Berjalan di Deli Serdang, Diklaim Berhasil Kurangi Pengunaan BBM

Pemkab Deli Serdang memastikan pelaksanaan Car Free Day (CFD) masih akan terus berjalan untuk setiap hari rabu.

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
NAIK BUS - ASN di lingkungan Pemkab Deli Serdang menaiki bus Pemkab yang disiapkan untuk mengangkut ASN pulang dan pergi karena ada program CFD setiap rabu beberapa waktu lalu. CFD berhasil mengirit pengeluaran BBM. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Pemkab Deli Serdang memastikan pelaksanaan Car Free Day (CFD) masih akan terus berjalan untuk setiap hari rabu.

Dengan melakukan CFD penghematan dan pemakaian BBM dapat ditekan. Hal ini selanjutnya akan dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Sumut. 

"Secara global belum kami rekap berapa penghematannya. Kami yang mengambil data-datanya dari OPD dan yang melapor ke Provinsi nanti pihak BKPSDM. Laporannya itu setiap satu bulan sekali dan ini sudah mau dilapor," ujar Kabag Organisasi Pemkab Deli Serdang, Gento Herlambang, Selasa (5/5/2026). 

Kegiatan CFD setiap rabu di Kabupaten Deli Serdang sudah berjalan sejak 15 April lalu. Mulai saat itu setiap rabu ASN dilarang untuk membawa mobil pribadi maupun mobil dinas ke kantor. ASN di tingkat Kabupaten dan Kecamatan hanya boleh menaiki kendaraan seperti motor, sepeda dan kendaraan listrik lainnya. 

Asisten III Pemkab Deli Serdang, Rudi Akmal Tambunan menambahkan setiap minggunya ada catatan yang dibuat oleh masing-masing OPD terkait penghematan BBM yang dilakukan. Untuk di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten terbukti untuk satu minggunya pengematan BBM bisa sampai 213 liter karena mobil tidak bergerak. 

"Jadikan dicatat siapa yang naik mobil selama ini dan dihitung jarak rumahnya dari kantor. Diasumsikan 1 liter per 10 Km. Ya ditotal pulang dan pergi," kata Rudi. 

Rudi mengakui kalau kesimpulan dari CFD dan penghematan ini menjadi tugas BKPSDM untuk melaporkannya ke Provinsi. Apa yang dilakukan ini juga bagian dari antisipasi supaya APBN tidak bobol karena subsidi BBM dan mendukung program Pemerintah Pusat. Untuk kedepan Pemkab juga bilang penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Pemkab juga akan ditekan pemakaiannya sampai 30 persen supaya irit bahan bakar. 

"Ya tentu CFD ini akan dilihat dan dievaluasi, signifikan gak? (Penghematan BBM). Baru kemudian berkurang gak kinerja. Turun gak IKM (indeks kepuasan masyarakat) karena kan naik angkot. Kalau hari rabu kan pulang nggak pernah telat lagi. Kalau dulu bisa pulang lewat dari jam 4 sore, sekarang kami sudah jarang rapat jam 4 sore kalau biasanya kan sampai jam 6," kata Rudi.

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved