Lakalantas Maut di Tol Sergai

Penyebab Bus Halmahera Terguling di Jalur Tol Sergai hingga Sebabkan 4 Tewas dan 19 Luka-luka

Kecelakaan yang dialami oleh Bus Halmahera tujuan Dumai Medan dengan nomor plat BK 7347 UA di jalur tol Tebing Tinggi Medan Km 63+200.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
LAKALANTAS MAUT - Kondisi L300 yang sempat patah as dan kemudian ditabrak Bus Halmahera di Jalur Tol dan setelah dievakuasi ke Pos Lantas Sei Jenggi Perbaungan, Senin (11/5/2026). Ada 4 penumpang tewas dan 19 luka-Luka. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Kecelakaan yang dialami oleh Bus Halmahera tujuan Dumai Medan dengan nomor plat BK 7347 UA di jalur tol Tebing Tinggi Medan Km 63+200 bermula karena adanya kerusakan mobil pick up L300 pengangkut ayam potong di jalur yang sama, Senin (11/5/2026).

Informasi yang dihimpun di kantor polisi, mobil L300 BK 8053 EG itu sempat mengalami patah as roda. Mobil pengangkut ayam tersebut juga sempat terguling dan melintang di tengah jalan. 

Diwaktu yang tidak lama kemudian, bus Halmahera yang berada tidak jauh di belakang pick Up L 300 tersebut tidak dapat menghindar dan menabrak pick up tersebut. Kemudian bus tersebut oleng kekiri sehingga terperosok dan terguling keluar badan ruas tol.

Pantauan Tribun Medan, pembatas jalan yang ada di pinggir jalur tol tampak terputus. Kondisi bus tampak remuk dibagian kanan dan kiri. Bus dalam kondisi terguling dengan roda ke samping. 

Barang-barang milik penumpang tampak berserakan di bagian luar dekat lokasi bus terguling. Mulai dari sepatu, bantal hingga barang-barang lainnya tampak berceceran. Mobil L300 sebelum pukul 12.00 sudah berhasil dievalukuasi dan dibawa ke Pos Lantas Sei Jenggi. Sementara bus hingga pukul 13.00 masih belum dapat dievakuasi. 

Pihak kepolisian bersama Jasaraharja sempat terlihat melakukan olah TKP. Saat itu polisi pun sempat menghentikan sementara kendaraan yang melintas dari arah Tebing Tinggi. Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma W Silitonga belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan ini. 

"Kita masih penyelidikan. Korban semua ada 23 dimana 4 meninggal dunia dan 19 luka-luka," kata Gokma.

(dra/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved