Semangat Hari Kartini, Perempuan Kini Lebih Berdaya dan Berani Raih Peluang Hingga ke Luar Negeri

Peringatan Hari Kartini setiap tahunnya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia

Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Semangat Hari Kartini, Perempuan Kini Lebih Berdaya dan Berani Raih Peluang Hingga ke Luar Negeri 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - April 2026 - Peringatan Hari Kartini setiap tahunnya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak yang setara, termasuk dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan kesempatan berkarya. Jika pada masa lalu perempuan memiliki ruang gerak yang terbatas dan belum leluasa menentukan masa depannya, kini perempuan Indonesia semakin berdaya dan mampu mengambil peran di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri.


Perubahan tersebut juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pelayanan publik. Di kantor Imigrasi Medan, semakin banyak perempuan yang datang mengurus paspor untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, perjalanan ibadah, hingga bekerja secara profesional di luar negeri.

 

Kondisi ini menunjukkan bahwa paspor tidak hanya sekadar dokumen perjalanan, tetapi juga menjadi pintu bagi perempuan untuk meraih peluang yang lebih luas. Melalui dokumen keimigrasian yang sah, perempuan kini memiliki akses untuk meningkatkan kompetensi, meniti karier, dan berkontribusi bagi perekonomian keluarga. Salah seorang pemohon, AF (25) asal Medan, mengaku tengah mengurus paspor untuk kebutuhan bekerja di luar negeri. Ia menyampaikan bahwa kesempatan tersebut menjadi langkah besar bagi dirinya untuk membantu keluarga sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

 

“Menurut aku, sekarang perempuan punya kesempatan lebih besar untuk berkembang. Aku buat paspor karena ada rencana kerja di luar negeri. Ternyata prosesnya nggak dipersulit, selama dokumen diminta lengkap dan tujuan bekerjanya jelas serta legal. Semoga ini bisa jadi jalan untuk masa depan yang lebih baik dan bisa bantu keluarga,” ujarnya.


Di balik meningkatnya mobilitas perempuan ke luar negeri, Imigrasi juga memiliki peran penting dalam memastikan setiap keberangkatan dilakukan sesuai prosedur. Melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi data, serta wawancara terhadap pemohon, Imigrasi menjalankan fungsi perlindungan agar masyarakat tidak berangkat melalui jalur nonprosedural yang berisiko menimbulkan persoalan di kemudian hari.


Tidak sedikit kasus yang bermula dari tawaran kerja dengan iming-iming penghasilan tinggi tetapi tidak disertai dokumen yang sah atau visa yang sesuai peruntukan. Dalam kondisi seperti ini, perempuan kerap menjadi kelompok yang rentan menjadi korban penipuan maupun eksploitasi.


Imigrasi Medan mengimbau masyarakat, khususnya perempuan yang berencana bekerja di luar negeri, untuk memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi. Mulai dari pembuatan paspor, penggunaan visa sesuai tujuan, hingga penempatan kerja melalui perusahaan atau agen yang memiliki legalitas jelas. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan Indonesia hari ini telah memiliki ruang yang jauh lebih luas untuk maju dan mandiri. Namun, setiap langkah menuju masa depan, termasuk bekerja di luar negeri, perlu dilakukan secara legal, aman, dan sesuai prosedur keimigrasian agar cita-cita yang diraih benar-benar membawa manfaat.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved