Massa PP Bacok Polisi

BERINGAS KALI, Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Keroyok Perwira Polisi AKBP Dermawan Karosekali

Puluhan anggota Pemuda Pancasila bertindak brutal dengan mengeroyok AKBP Dermawan Karosekali yang tengah bertugas di depan geung DPR/MPR

Editor: Array A Argus
HO
AKBP Dermawan Karosekali dianiaya massa Pemuda Pancasila 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Puluhan anggota Pemuda Pancasila bertindak brutal keroyok perwira polisi AKBP Dermawan Karosekali, yang saat itu tengah bertugas di depan gedung DPR/MPR RI, Kamis (25/11/2021).

Adapun insiden brutal keroyok perwira polisi itu terjadi saat massa Pemuda Pancasila demo minta agar Junimart Girsang keluar memberikan penjelasan, terkait usulan penertiban organisasi masyarakat (ormas) yang kerap bikin resah.

Pemuda Pancasila minta Junimart Girsang meminta maaf, atas usulan yang disampaikannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Saat demo Pemuda Pancasila terjadi, ruas jalan di depan gedung DPR/MPR RI macet.

AKBP Dermawan Karosekali yang menjabat sebagai Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Metro Jaya berusaha mengurai kemacetan.

Nahas, anggota Pemuda Pancasila itu kemudian keroyok perwira polisi diduga menggunakan benda tumpul.

Bahkan disebutkan, aksi keroyok perwira polisi ini menyebabkan korbannya AKBP Dermawan Karosekali menderita luka bacokan. 

Dalam video yang beredar, AKBP Dermawan Karosekali dikejar-kejar dan dianiaya.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun massa Pemuda Pancasila kian beringas memukul kepala korban.

Merespon tindakan brutal anggota Pemuda Pancasila tersebut, Polda Metro Jaya bergerak cepat mengamankan massa yang terlibat pengeroyokan. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan ada 20 orang yang ditangkap, 15 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam kegiatan demo tadi, kami mengamankan sebanyak 15 orang yang saat ini sudah ada di belakang. Mereka ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Zulpan kepada wartawan.

Menurut Zulpan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan awal terhadap 15 orang tersebut.

Para tersangka terbukti membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi tersebut.

Selanjutnya, kata Zulpan, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan sekaligus penahanan terhadap para tersangka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved