Berita Internasional

Suami Curiga Anak Bukan Darah Daging, Hasil Tes DNA Bongkar Rahasia Keluarga yang Mengejutkan

Kasus unik terjadi di Vietnam ketika seorang ayah curiga anaknya bukan darah daging sendiri karena wajah sang putra semakin besar.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TES DNA: Ilustrasi tes DNA. Ayah bawa anak tes DNA karena tak mirip dengannya, sang ibu bongkar masa lalu yang mengejutkan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus unik terjadi di Vietnam ketika seorang ayah curiga anaknya bukan darah daging sendiri karena wajah sang putra semakin besar semakin berbeda darinya.

Rasa curiga membuat sang ayah nekat melakukan tes DNA. Namun, hasil yang keluar bukan hanya menepis kecurigaan, tetapi juga membuka rahasia keluarga yang disimpan rapat oleh sang ibu selama puluhan tahun.

Dikutip dari Sanook.com Rabu (3/9/2025), kisah ini dialami oleh pasangan suami istri Tran Van Hung (35) dan Nguyen Thu Hạnh (34) dari Provinsi Ninh Bình, Vietnam.

Mereka membawa putra semata wayangnya yang berusia 4 tahun ke pusat analisis DNA di Hanoi untuk memastikan hubungan darah.

Sang ayah, Hung, bahkan tidak bisa menyembunyikan ekspresi tegang dan khawatir saat duduk di ruang tunggu, menunggu kebenaran yang akan menentukan keutuhan keluarganya.

Hung kemudian menandatangani dokumen, memberikan sampel darah, dan berulang kali menekankan agar tes dilakukan dengan “tingkat akurasi setinggi mungkin.”

Meskipun pihak laboratorium menjelaskan bahwa hasil tes akan dikirimkan lewat pos, ia tetap bersikeras datang langsung mengambilnya.

Sikap keras kepala ini memperlihatkan betapa dalam kecurigaannya terhadap sang istri yang dianggap mungkin telah berselingkuh.

Tiga hari berselang, Hung kembali untuk menerima hasil tes. Direktur pusat analisis DNA memberikan kabar baik bahwa anak tersebut memang darah dagingnya sendiri.

Akan tetapi, bukannya lega, Hung justru menatap curiga pada kertas hasil tes dan menoleh ke istrinya dengan penuh keraguan.

“Saya tidak percaya. Bagaimana bisa?” ucapnya dengan nada tinggi. Bahkan ia menuding ada kemungkinan istrinya menyuap pihak laboratorium untuk memalsukan hasil.

Ketidakpercayaan itu terus menghantui hingga ia pulang ke rumah. Meski hasil tes menyatakan sebaliknya, Hùng tetap merasa ada rahasia besar yang disembunyikan. Kecurigaan itu membuat rumah tangga mereka semakin tegang, dengan istri yang tidak memahami mengapa dirinya terus disalahkan.

Beberapa hari kemudian, sebuah kenyataan pahit akhirnya terungkap. Saat istri dan anak mereka pergi keluar, ibunda Hung mendekatinya dan menceritakan rahasia masa lalu.

Dengan suara tenang, sang ibu mengisahkan kisah cinta lamanya dengan seorang pria tampan di desanya. Karena alasan ekonomi, cinta itu ditolak keluarga, dan ia akhirnya menikah dengan pria lain yang berpenampilan sederhana namun baik hati.

“Engkau sebenarnya adalah hasil dari cinta lama itu. Ibumu tak pernah ingin mengungkapkan, karena mengira semua telah berlalu,” ungkapnya.

Pengakuan tersebut membuat Hung terdiam lama. Semua kecurigaan yang ia tujukan pada istrinya mendadak runtuh.

Wajah anaknya yang rupawan ternyata bukan hasil perselingkuhan, melainkan turunan dari kakek biologisnya, cinta lama ibunya.

Keesokan harinya, Hung berlutut meminta maaf kepada sang istri. Ia mengakui kesalahannya karena telah menaruh curiga dan berkata kasar.

Rahasia keluarganya sendiri yang selama ini tak pernah ia ketahui justru menjadi pemicu kesalahpahaman besar yang hampir menghancurkan rumah tangganya.

Menurut direktur pusat DNA di Hanoi, kasus seperti ini bukanlah hal langka. Sekitar 20 persen klien yang melakukan tes DNA datang karena curiga anak mereka tidak mirip dengan ayahnya.

Padahal, secara genetis, setiap anak mewarisi 50 persen DNA dari ayah dan 50 persen dari ibu, tetapi karakteristik wajah atau fisik bisa meloncat generasi dan menyerupai kakek, nenek, atau leluhur lainnya.

Faktor lingkungan, gaya hidup, hingga nutrisi juga turut membentuk penampilan seorang anak. Karena itu, para ahli menekankan agar orang tua tidak terburu-buru menaruh curiga hanya karena penampilan anak tidak mirip.

Sebab, rasa curiga bisa memicu keretakan rumah tangga yang sulit diperbaiki, meskipun hasil tes DNA sudah menegaskan kebenarannya.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved