Tsnumai Jepang
Filipina Langsung Evakuasi Warga Pasca Gempa
Gerak cepat mengevakuasi warganya, langsung dilakukan pemerintah Filipina paska gempa
Laporan Wartawan Tribunnews/Andri Malau
TRIBUN-MEDAN.com, FILIPINA - Gerak cepat mengevakuasi warganya, langsung dilakukan pemerintah Filipina paska gempa berkekuatan 8,9 SR mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011).
Inquirer melansir pemda di kota-kota pesisir di bagian utara Provinsi Quezon sudah mulai mengevakuasi penduduknya, untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya tsunami, setelah gempa 8,9 SR yang mengguncang timur laut Jepang hari ini.
Wilayah pantai timur Filipina, termasuk Provinsi Quezon berada di wilayah bahaya Tsunami. Filipina Institut Vulkanologi dan Seismologi langsung mengeluarkan isyarat siaga Level 2 yang menyerukan evakuasi wajib, dari awal siaga Level 1.
"Kami sekarang mengevakuasi warga di sepanjang desa-desa pesisir di Quezon utara, terutama dalam kelompok Polilio dari kota ," kata Henry Buzar, koordinator dewan koordinasi bencana provinsi Quezon, melalui telepon.
Buzar mengatakan mereka telah menerima laporan “panik” setelah berita gempa di Jepang.
"Kami segera berkoordinasi dengan para pejabat lokal untuk mengawasi evakuasi tertib ke daerah yang aman. Kami meyakinkan orang bahwa tidak ada alasan untuk panik, "kata Buzar.
Infanta Walikota Grace America mengatakan, dia segera mengaktifkan koordinasi bencana dewan kota setelah mereka menerima peringatan dari Institut Filipina Vulkanologi dan Seismologi.
"Saya langsung mengirimkan orang-orang kita menyampaikan peringatan kepada penduduk desa pesisir," kata America Daily Inquirer Filipina melalui telepon.
Letnan Joel Ogorida, komandan distrik Coast Guard Lucena yang juga mencakup Quezon utara mengatakan kantornya telah memperingatkan para nelayan di daerah yurisdiksi mereka untuk tinggal jauh dari laut.
"Saya juga memerintahkan anggota saya untuk membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi," kata Ogorida.