Gempa dan Tsunami Landa Jepang

Empat ABK Asal Indonesia Masih Hilang di Jepang

Pemerintah menyatakan empat anak buah kapal (ABK) Kapal Penangkap Ikan Tuna Kuni Maru No 3 asal Indonesia belum ditemukan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Pemerintah menyatakan empat anak buah kapal (ABK) Kapal Penangkap Ikan Tuna Kuni Maru No 3 asal Indonesia belum ditemukan akibat tsunami yang mengguncang Jepang dengan kekuatan 8.9 Skala Richter. Kapal mereka bersandar di Pelabuhan Siogama, Jepang saat tsunami berlangsung.

Keempat ABK yang hilang bernama bernama Sunardi (27 tahun),Tonny Setiawan (30 tahun), Rudi Hartono (30 tahun) dan Arifin Siregar (29 tahun). "Kita lagi mencoba menjangkau pihak keluarga untuk beritahu," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa saat jumpa pers di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Minggu (13/3/2011).

Marty menceritakan kapal mereka sudah ditemukan di darat yang berjarak 2,5 km dari pantai. Saat ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo terus berkomunikasi dengan otorita setempat untuk memastikan keberadaan empat ABK. "Kita terus melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan pihak dermaga," ujarnya.

Hingga Minggu sore, diperkirakan terdapat sekitar 2000 korban tewas dalam gempa berkekuatan 8,9 SR yang disusul tsunami di Jepang. Hingga kini belum dilaporkan ada WNI yang menjadi korban bencana alam di Jepang. Jumlah WNI sendiri yang berada di Jepang berjumlah sekitar 24.000 orang.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved