Cacat Fisik Tak Halangi Perempuan Ini Jadi Model Top Dunia

Panggung modeling yang terlanjur diyakini sinis dan angkuh dalam keglamourannya telah memberi tempat pada perempuan-perempuan berkekurangan fisik.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
INTERNET

BANYAK orang dengan keterbatasan (cacat) fisik mampu menunjukkan kemampuan bersaing di berbagai bidang. Nama Stephen Hawking melambung sebagai ilmuwan. Ia bahkan dianggap sebagai ilmuwan paling cemerlang yang pernah dilahirkan setelah Albert Einstein.

Tahun 2012, di Olimpiade London, ribuan pasang mata tertuju pada Oscar Leonard Carl Pistorius. Atlet asal Afrika Selatan ini berlaga di cabang atletik dengan dua kaki palsu. Ia memang gagal menang melawan pelari-pelari berkaki normal. Namun seisi stadion memberikan standing applaus padanya.

Kini, Melanie Gaydos, membuktikan hal serupa. Bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berprestasi. Perempuan Amerika Serikat berusia 26 tahun ini sejak lahir mengalami Ectodermal Dysplasia, satu bentuk kelainan genetik yang mengakibatkan rambut, gigi, dan kukunya tidak tumbuh normal. Bahkan pada beberapa bagian, seperti kepala, rambutnya sama sekali tidak tumbuh.

Ia hanya punya tiga gigi geraham dan hampir-hampir tidak pernah memotong kuku, karena kukunya tidak bertumbuh. Selain itu, pori-pori di kulitnya juga sangat kecil, sehingga membuatnya sangat rentan terhadap cuaca ekstrem.

Dokter pernah memprediksi hidupnya tidak akan lebih dari 18 tahun. Tapi ia bukan saja terus hidup sampai sekarang. Pada akhir tahun 2014, Melanie Gaydos menandatangani kontrak sebagai model profesional.

"Satu hari di pertengahan 2013, seorang kawan meminta saya untuk pergi ke New York dan bertemu manajer satu band yang namanya tidak saya kenal. Mereka meminta saya jadi model. Awalnya saya menganggap itu sekadar bercanda. Tapi ternyata mereka serius. Dan dari sanalah awal karier yang sungguh tak pernah saya sangka-sangka ini," katanya dalam wawancara dengan Huffington Post.

Band yang tidak dikenalnya itu adalah Rammstein, super grup metal asal Jerman. Melanie membintangi video klip lagu Rammstein, Mein Herz Brennt. Di tahun yang sama, ia tampil pula pada video klip lagu berjudul Skruncha-roo, milik band Folk Rock asal Polandia, Atman.

"Dua penampilan itu membawa pengaruh pada style yang kemudian seperti melekat pada diri sata. Yakni misterius dan gothic," katanya pada Siam Goorwich dari Metro UK, Kamis (12/03/2015). Melanie akan ambil bagian dalam sesi pemotretan untuk satu brand ternama di London.

Tuhan memang bekerja dengan cara yang tidak pernah disangka-sangka. Melanie pernah mengalami depresi dan beberapa kali pernah berpikir untuk bunuh diri pada saat ia berusia 16.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved