Breaking News

Monumen Nasional di Lapangan Merdeka Medan Terbengkalai

Di pelataran monumen yang berbentuk persegi itu juga tampak banyak sampah berserakan di sana-sini.

Tribun Medan/Abul Muamar
Monumen Perjuangan Kemerdekaan di Lapangan Merdeka Medan. Bagian barat (belakang) monumen ini rencananya akan dijadikan pelataran parkir PT KAI. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Di Kota Medan, banyak terdapat obyek-obyek bernilai sejarah. Beberapa di antaranya terawat dengan baik seperti Gedung Kantor Pos, Rumah Tjong A Fie, dan Istana Maimun. Namun, tak sedikit dari obyek-obyek historis yang ada kondisinya tak terawat karena kurang diperhatikan.

Salah satunya adalah Monumen Perjuangan Kemerdekaan Nasional Indonesia yang ada di Lapangan Merdeka. Pantauan Tribun, Jumat (11/9/2015), bagian barat atau bagian belakang monumen telah dibatasi dengan pagar yang rencananya akan dibuat untuk lapak parkir PT KAI.

Di pelataran monumen yang berbentuk persegi itu juga tampak banyak sampah berserakan di sana-sini.

Pemerhati sejarah dari Universitas Negeri Medan, Ichwan Azhari, turut menyesalkan kondisi ini.

"Lapangan Merdeka yang historis ini sisi baratnya dijadikan bangunan dan altar monumen sisi barat sudah di-bulldozer," katanya.

Monumen Perjuangan di Lapangan Merdeka ini dibangun untuk mengenang perjuangan dari para pemuda yang mengibarkan sang saka merah putih secara resmi di Kota Medan, pada tanggal 6 Oktober 1945. Monumen ini diresmikan pada tanggal 9 Agustus 1986 oleh Almarhum Jenderal (Purn) Achmad Thaher.

Monumen ini mempunyai makna di tiap bagian fisiknya. Seperti pelataran 45 x 23,30 meter yang berarti tahun 1945, jumlah 17 anak tangga di bagian pelataran pertama pada sisi depan dan sisi kanan yang melambangkan tanggal 17, dan 8 anak tangga pada pelataran kedua menuju bangunan utama yang melambangkan bulan Agustus, serta puncak monumen yang terdiri dari lima bagian yang melambangkan sila-sila dari Pancasila.

"Achmad Thaher tahun 1945 adalah komandan yang mengawal pembacaan proklamasi di Lapangan Merdeka," ujar Ichwan. (amr/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved