Oktober Diprediksi jadi Bulan Tanpa Bayangan
Hari pada saat matahari berada diatas benda yang tegak lurus dengan matahari (Zenith) diprediksi akan terjadi pada 2 Oktober 2016 mendatang
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Fernandes
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari pada saat matahari berada diatas benda yang tegak lurus dengan matahari (Zenith) diprediksi akan terjadi pada 2 Oktober 2016 mendatang di Kota Medan.
Ketua Komunitas Medan Sky Community (MSC) Syahnandar Purba Mengatakan banyak orang beranggapan bahwa pukul 12.00 adalah persitiwa matahari berada tegak lurus dengan bumi. Namun sebenarnya matahari tidak persis tegak lurus.
"Pukul 12.00 matahari tidak persis tegak lurus. Hal ini dibuktikan masih ada bayangan. Apabila tegak lurus pasti tidak ada bayangan," kata Syahnandar Purba kepada www.tribun-medan.com di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (23/6/2016).
Syahnandar mengungkapkan bahwa peristiwa hari tanpa bayangan terjadi dua kali dalam setahun.
"Zenith hanya terjadi dua kali dalam setahun. Kami pernah teliti 29 Maret 2016 lalu. Ditemukan pada pukul 12:29-12:33 (empat menit) benar tidak ada bayangan . Berdasarkan ilmu astronomi bahwa matahari bergerak sejauh satu derajat setiap empat menit. Jadi hari tanpa bayangan terjadi paling lama selama empat menit," ungkap Syahnandar.
Berdasarkan aplikasi stellariium dan starry night. Di Medan diprediksi terjadi hari tanpa bayangan kedua di tahun 2016 pada 2 Oktober mendatang.
"Ketika lintang matahari (deklinasi) mencapai 03°34', sama dengan lintang Kota Medan 03°34' Lintang Utara (LU) maka matahari dan kota Medan sejajar. Hal ini diprediksi pada 2 Oktober 2016. Beda kota beda waktu, sesuai letak geografis lokasi. Mari kita buktikan bersama- sama," ajak Syahnandar Purba.
(Cr2/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anggota-komunitas-medan-sky-community-tribun_20160623_160145.jpg)