Medan Kota Terpilih Jadi Kecamatan Terbaik 2019, Ini Komentar dan Kritik Warga Setempat

Kecamatan Medan Kota dinyatakan sebagai Kecamatan Terbaik pada upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan di Lapangan Merdeka.

Tayang:
Tribun Medan/Nanda Rizka Nasution
Camat Medan Kota Tengku Chairuniza saat menunjukkan piagam penghargaan camat terbaik. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kecamatan Medan Kota dinyatakan sebagai Kecamatan Terbaik pada upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan di Lapangan Merdeka, Senin (1/7/2019).

Mendengar hal ini, warga Kecamatan Medan Kota yang berhasil diwawancara Tribun Medan, mengaku bangga. Meski, masih ada beberapa catatan untuk meningkatkan kenyamanan di daerah tersebut.

"Bangga saya. Kalau sejauh ini untuk pelayanan publik terbaik. Di sini saya pernah mengurus Kartu Keluarga (KK) hilang. Jadi, harus membuat surat pernyataan. Langsung ditanggapi dengan baik. Kita langsung diarahkan," ungkap Andre Siregar yang sehari bekerja sebagai penambal ban.

Dari segi lainnya, seperti keamanan, Andre yang sudah tinggal selama 12 tahun di Medan Kota mengakui sejauh ini sudah termasuk aman. Kebersihan dinilainya cukup. Tetapi, bukan yang terbaik. Hal inilah yang harus dibenahi.

"Yang harus dibenani masalah kebersihan. Terutama soal sampah. Penampungan sampah kita tahu kan ada di Stadion Teladan. Jadi, aromanya kurang sedap. Di situ kan ada taman," kata laki-laki asal Tarutung ini.

Andre berharap, kinerja di Medan Kota lebih ditingkatkan sehingga kecamatan ini kembali mendapatkan predikat kecamatan terbaik.

Warga lainnya, Nining, yang merantau dari Majalengka juga mengaku senang mengetahui Kecamatan Medan Kota menjadi kecamatan terbaik.

"Ya, pantas. Paling yang harus diperbaiki lampu lalu lintas ada yang tidak aktif. Aman, banjir juga enggak. Tergenang ya kemudian langsung hilang, pelayanan juga cepat," terangnya.

Nining berharap, semoga Medan Kota bisa lebih bersih, lebih baik dan lebih aman lagi.

Masalah sampah juga dikemukakan oleh Iwan, menurutnya sampah menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan karena mengganggu pemandangan.

"Ya, entah karena pekerjanya kurang atau bagaimana ya saya kurang mengerti. Kurangnya di kebersihan saja, " kata laki-laki tinggal di Kecamatan Medan Kota sejak tahun 1974.

Iwan berharap semoga masalah sampah bisa teratasi. Karena sampah, tentu bisa menyebabkan banjir yang bisa merugikan masyarakat banyak.  (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved