Penipuan Binomo

Indra Kenz 'Kangkangi' Panggilan Polda Sumut, Ternyata Pergi ke Turki

Indra Kesuma alias Indra Kenz 'kangkangi' panggilan penyidik Polda Sumut. Belakangan diketahui Indra Kenz pergi ke Turki

Editor: Array A Argus
Instagram
Kedai Kopi milik Sultan Medan, Indra Kenz ini menawarkan konsep industrial design yang menempatkan spot foto yang instragamable. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Indra Kesuma alias Indra Kenz yang dikenal sebagai Crazy Rich Medan kini tersandera kasus penipuan lewat Binomo.

Indra Kenz sempat dipanggil Bareskrim Polri untuk dimintai keterangannya karena dilaporkan menipu sejumlah korbannya dengan modus trading.

Bukan cuma Bareskrim Polri saja yang memanggil Indra Kenz, Polda Sumut juga sudah dua kali memanggil Indra Kenz.

Namun Crazy Rich Medan ini memilih mangkir.

Indra Kenz 'kangkangi' panggilan penyidik, dan saat ini dirinya disebutkan tengah berada di Turki.

 

 

Dari pantauan di sosial medianya (@indrakenz), Rabu (16/2/2022), Indra Kenz melakukan perjalanan ke luar negeri bersama tunangannya, Vanessa Khong.

"So guys, hari ini kita lagi di Dubai untuk transit dulu, besok gue akan pergi dari Dubai langsung ke Istanbul. Disana ada rumah sakit yang bisa langsung medical check up dan cepat banget prosesnya," ungkap Indra dalam Instagram storynya.

"Kebetulan Turki ini gak perlu pakai visa, jadi hari ini beli tiket besok bisa langsung berangkat. Kemarin waktu tiga bulan yang lalu gue ke Turki itu masih perlu visa, sekarang gak perlu lagi gaes. Kalian doain ya, semoga jempol gue ini gak kenapa-kenapa ya, agak ngeri-ngeri sedap juga sih," lanjutnya.

Diketahui, perjalanan Indra Kenz ini katanya untuk melakukan medical check up terkait kukunya yang memiliki garis hitam tepat di jempolnya.

"Gue kira ini cuma garis biasa, tapi salah satu dokter di Jakarta bilang ini bisa jadi gejala Melanoma atau kanker kulit. Karena perasaan gak enak, akhirnya memutuskan untuk check up si jempol keramat yang udah setahun lebih muncul garis itemnya, semoga bukan kanker," ucapnya.

 

 

Berkaitan dengan kasus Binomo ini, nama traders lain seperti Fakar Suhartami alias Fakar Rich ikut terseret.

Fakar Rich juga disebut bakal digarap Polda Sumut.

Fakar Suhartami disebut-sebut pernah ikut mempromosikan Binomo, aplikasi judi.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved